ADAKAH.ID, MALUT – Lintas generasi Weda melakukan silaturahmi sekaligus pembentukan wadah Pnu Were (Kampung Weda) Bertempat di Gobby Cafe.
Agenda dihadiri puluhan orang weda baik laki-laki maupun perempuan.
Saifullah Hi. Yamin, sebagai kordinator/kapita terpilih untuk memimpin wadah Pnu Were.
Saat diwawancarai menyampaikan, semua bisa sama-sama merekonstruksi kembali cerita rumah 8 sebagai ikatan kultural orang weda.
“Dalam banyak Kesempatan kami telah bagitu egois untuk berpura pura lupa tentang apa yg terjadi dalam kampung ini. Ini adalah momentum penuh emosional. Ini menjadi catatan sejarah untuk anak cucu. Kami semua bisa hadir dengan resah yang sama dan saling curhat. Semoga setelah dari sini kami semua bisa sama sama merekonstruksi kembali cerita rumah 8 sebagai Ikatan Kultural orang weda. Mari ikat semua punya perasaan dengan rasai (basudara). Bahwa Orang Weda yang banyak ini hanya berasal dari 1 hingga menjadi tiga” tuturnya (22/08/2023)
Saifullah, menambahkan, pihaknya akan merumuskan pikiran besar dari wadah ini.
“Sementara kami menamakan perkumpulan ini dengan nama PNU Were ( Kampung Weda). Atas kesepakatan sesepuh dan forum telah memberikan tanggung jawab kepada saya. Insya Allah saya dan kawan kawan pemuda weda dalam waktu dekat akan merumuskan hal -hal menyangkut dengan pikiran besar perkumpulan ini kedepan. Mulai dari nama dan cita cita perjuangan. Insya Allah deklarasi akan kami lakukan di dalam waktu dekat” tambahnya.
Saifullah menutup wawancara dengan menuturkan, kami juga akan mengagendakan Festival Delek Were.
Selain deklarasi kami juga akan mengagendakan Festival Delek Were. Pastinya sebut dia, hal ini merupakan moment bersejarah dan penuh emosional bagi kami semua.
Pembentukam wadah Pnu Were juga dilatar belakangi oleh keresahan pemuda Weda atas kondisi sosio – kultural yang makin kesini makin mengerus nilai nilai Orang weda itu sendiri.
Menjaga dan melindungi orang weda adalah tanggung jawab Leluhur turung temurun. Untuk itu kami juga akan Pertegas sikap soal Issue Human Traficing di kota weda.
“Kami juga bertekad mengawal terlaksananya musyawarah besar Keluarga Fagogoru yang sedang dalam tahapan,” tutupnya (AAM/Joy)
