Lompat ke konten utama

Bidik Tiga Besar PON XXII NTT-NTB, Pengurus KONI Kaltim 2026–2030 Dilantik‎

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Letjen TNI (Purn) Marciano Norman, resmi melantik Anderiy Syachrum sebagai Ketua Umum KONI Kalimantan Timur (Kaltim) periode 2026–2030.

‎Prosesi pelantikan jajaran pengurus baru ini berlangsung khidmat di Pendopo Odah Etam, Samarinda, pada Minggu (12/7/2026).

‎Pelantikan ini menjadi tonggak awal bagi kepengurusan baru untuk mengemban misi besar: mendongkrak prestasi olahraga Bumi Etam.

‎Target utama yang dibidik tidak main-main, yakni membawa Kaltim menembus posisi tiga besar pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII 2028 yang akan digelar di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

‎Ketua Harian KONI Kaltim, Nindya Listiyono menegaskan, fokus utama pengurus ke depan adalah meningkatkan kinerja, mematangkan program kerja, serta melakukan evaluasi menyeluruh demi mencetak prestasi juara, bukan sekadar menduduki peringkat ketiga. Sebagai langkah awal, pengurus yang baru dilantik ini akan segera menggelar pertemuan internal untuk menyusun strategi taktis sekaligus bersilaturahmi dengan jajaran pengurus periode sebelumnya.

‎Untuk menyokong pendanaan dan pembinaan atlet, Ketua Umum KONI Kaltim, Andre Syachrum menyatakan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi. Pihaknya berencana menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di Kaltim.

‎Untuk menyokong pendanaan dan pembinaan atlet, Ketua Umum KONI Kaltim, Andre Syachrum menyatakan telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi. Pihaknya berencana menjalin kerja sama strategis dengan perusahaan-perusahaan swasta yang beroperasi di Kaltim.

‎”Kami sudah menyampaikan rencana kerja sama dengan pihak swasta ini kepada Gubernur Kaltim. Alhamdulillah, Gubernur sangat mengapresiasi dan akan segera mengagendakan pertemuan bersama pihak-pihak terkait,” ujar Andre.

‎Langkah responsif ini diambil guna menyelaraskan visi dengan Gubernur Kaltim yang menghendaki hasil maksimal di setiap kejuaraan. Dalam sambutannya, Gubernur menekankan pengurus baru harus melakukan perubahan menyeluruh dan menerapkan upaya-upaya luar biasa.

‎”Target kita adalah juara di PON, karena itu perubahan total harus dilakukan oleh pengurus. Harus punya teknik, punya strategi, tidak hanya mengandalkan otot, tapi kalau sepak bola harus juara 1″ pesan Gubernur.

‎Terkait dukungan finansial dari pemerintah, Gubernur memberikan sinyal hijau yang melegakan para pengurus.

‎”Soal uang itu gampang, tidak ada masalah. Paling di angka saja yang masalah,” kelakar Gubernur yang langsung disambut gelak tawa para audiens.

‎Target menembus tiga besar pada 2028 mendapat apresiasi tinggi dari Ketum KONI Pusat, Marciano Norman.

‎Mengingat pada ajang sebelumnya Kaltim berada di peringkat ke 7 tepat di atas Aceh di peringkat ke 8 dorongan dari Gubernur Kaltim untuk melesat ke papan atas dinilai sebagai suntikan motivasi yang luar biasa.

‎Menindaklanjuti target tersebut, Sekjen KONI Kaltim, Abdul Muis, menjelaskan fokus pembinaan akan diarahkan pada 31 cabang olahraga (cabor) yang telah dipertandingkan dan disepakati untuk dibina secara intensif agar mampu berbicara banyak di pentas nasional.

‎Harapan besar juga datang dari pengurus provinsi cabang olahraga. Sekretaris PBSI Kaltim, Risa Fahrizal menitipkan tiga poin penting kepada kepengurusan Ketua Umum Andre  Syachrum, yaitu Akomodatif mampu mengakomodasi seluruh cabor, baik dari sisi fungsionaris pengurus maupun anggotanya.

‎Lalu komitmen anggaran, menjamin transparansi dan komitmen alokasi anggaran yang berorientasi pada pembinaan usia dini dan prestasi atlet.

‎Keberlanjutan Prestasi, menjaga serta mendongkrak performa kontingen Kaltim menuju PON XXII 2028 di NTB-NTT.

‎”Target yang tidak mudah, maka tiga hal ini harus dilakukan,” ucapnya. (Y)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+