Lion Air Safe Travel Campaign Pertama di Pulau Kalimantan

ADAKAH.ID, BANJARBARU – Lion Air Group, bersama PT Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor di Banjarbaru, Kalimantan Selatan dan mitra lainnya hari ini menyelenggarakan kampanye kenyamanan dan keselamatan perjalanan udara (safe travel campaign) untuk kali pertama di Pulau Kalimantan.

Safe Travel Campaign mengusung tema bahwa terbang atau bepergian menggunakan pesawat udara di era saat ini tetap aman, nyaman, selamat, dikarenakan seluruh operasional tetap mengutamakan faktor keselamatan, keamanan (safety first) dan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan.

Acara dikemas menarik serta interaktif dalam bincang ringan (talk show) bersama General Manager Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Amiruddin Florensius di terminal bandar udara, mengunjungi fasilitas bandar udara (airport tour facility) dan berbagi pengalaman dengan awak pesawat (meet our crew #MengenalLebihDekat) serta mengunjungi pesawat Lion Air (visit aircraft).

“Lion Air Group pada kesempatan ini mengucapkan terima kasih atas dukungan Kepala Kejaksaan Tinggi Kalimantan Selatan, Arie Arifin dalam salah satu kegiatan mengunjungi dan penjelasan penanganan penumpang di dalam pesawat udara Lion Air,” ujar Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro.

Lebih lanjut kata Danang sapaannya, rangkaian agenda safe travel campaign “terbang itu aman” dengan #SafeTrip #SafeFlight dan #SafeHealth dijelaskan tahapan yang harus dipenuhi bagi penumpang dalam merencanakan perjalanan dalam negeri.

Lion Air dalam kaitan penjelasan aspek kesehatan bahwa “terbang itu aman”, pada hari ini menandai dengan memberikan alat pelindung wajah (faceshield) secara cuma-cuma kepada seluruh penumpang penerbangan JT-529 tujuan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta di Tangerang (CGK).

Hal itu menurutnya dalam upaya membantu meningkatkan tren penerbangan, mengakomodir dan kemudahan kebutuhan penumpang serta mendorong percepatan pemulihan ekonomi dan pariwisata, Lion Air Group telah menyediakan 83 jaringan fasilitas layanan pelaksanaan uji kesehatan skrining awal dan cepat (Rapid Test Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)), terjangkau dengan masa berlaku selama 14 hari.

Setiap penumpang akan memperoleh surat keterangan hasil uji kesehatan Rapid sebagai salah satu kelengkapan dokumen penerbangan sesuai ketentuan. Untuk Kalimantan Selatan tersedia 2 (dua) lokasi strategis yakni di Kota Banjarmasin dan Kota Banjarbaru bagi penumpang dalam mempersiapkan dan melengkapi persyaratan dokumen perjalanan udara, yang akan bepergian menggunakan pesawat udara melalui keberangkatan dari Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor (BDJ) dan bandar udara sekitar.

“Pelaksanaan penerbangan, kampanye keselamatan meliputi pengaturan ketika antre pelaporan (check-in), di ruang tunggu, mulai masuk ke kabin pesawat (boarding),” imbuhnya.

Ditambahnya, sejalan mengimplementasikan safety first, standar operasional prosedur selama masa waspada pandemi Covid-19, mencakup semua awak pesawat yang aktif terbang sudah melakukan uji atau tes kesehatan dengan hasil negatif, pemeriksaan kesehatan awak pesawat tetap dilakukan sebelum penerbangan (pre-flight health check), guna menentukan kondisi sehat serta laik terbang (airworthy for flight).

Dari sisi pesawat udara yang dioperasikan Lion Air tipe Boeing 737-800NG, Boeing 737-900ER, Airbus 330-300 dan Airbus 330-900NEO, bahwa semua pesawat sebelum terbang dilaksanakan penyemperotan desinfektan, dalam upaya memastikan sterilisasi dan kebersihan pesawat. Selain itu peningkatan kegiatan kebersihan pesawat udara secara berkala dengan metode Aircraft Exterior and Interior Cleaning (AEIC).

Semua pesawat telah didukung dan memiliki sistem penyaringan udara kabin dan partikel yang kuat, yakni dilengkapi High Efficiency Particulate Air (HEPA) filter. Perangkat tersebut terpasang dan bekerja menggunakan sejumlah metode filtrasi yang menyaring lebih dari 99,9% jenis partikel dalam berbagai ukuran, termasuk virus dan bakteri.

Lion Air Group menjalankan protokol kesehatan, yang mencakup pengecekan suhu badan, menjaga pola hidup sehat, mencuci tangan, membersihkan tangan dengan cairan (hand sanitizer), penggunaan sarung tangan (disposable gloves) dan wajib menggunakan masker, serta mengurangi interaksi langsung (contactless) antara sesama awak pesawat, karyawan ground staff serta dengan penumpang; Dan tindakan preventif lainnya.

“Lion Air Group mengucapkan terima kasih atas koordinasi, dukungan, kerjasama dari Angkasa Pura I Cabang Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Kokapura, perwakilan kru Lion Air, karyawan Lion Air Group cabang Banjarmasin serta pihak lainnya, sehingga acara Safe Travel Campaign Pertama di Pulau Kalimantan berjalan lancar,” tandasnya.

Sebagai informasi, ketersediaan penerbangan dari Lion Air, Wings Air dan Batik Air akan memberikan nilai lebih kepada penumpang, dengan waktu tempuh relatif singkat, efektif dan efisien. Optimis, jadwal keberangkatan yang tersedia akan memberikan pilihan untuk bepergian menggunakan pesawat udara. ( Redaksi adakah.id )

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+