Anggota DPRD Samarinda Imbau Anak Muda Tidak Bangunkan Sahur Warga dengan Sound di Jalan

Caption: Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Joko Wiratno(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kegiatan membangunkan orang sahur dengan cara turun ke jalan atau keliling dengan memukul bedug dan peralatan lainnya mendapat sorotan perwakilan rakyat Kota Samarinda.

Sorotan ini datang dari Anggota Komisi IV DPRD Samarinda, Joko Wiratno.

Sebab kata dia, kegiatan Sahur On The Road telah disalah pahami oleh segelintir kaum muda-mudi zaman sekarang ini.

Ia mengatakan, anak muda yang turun ke jalan membangunkan orang sahur dengan memutar lagu yang sangat tidak pantas di bulan Ramadan.

“Banyak yang turun ke jalan itu malah memutar lagu yang sangat tidak pantas di bulan Ramadan. Yang seharunya menggunakan Bedug ya dengan menyanyikan lagu-lagu mengandung syariat islam, tetapi malah sebaliknya,” kata Joko Wiratno (28/3/2023).

Lebih lanjut ia mengatakan,  OTR yang dilakukan anak muda sekarang lebih banyak dampak negatif daripada positifnya.

Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada seluruh masyarakat Samarinda untuk membangunkan sahur lewat murotal alquran Masjid atau Mushola saja.

Sehingga tidak terjadi peristiwa yang tidak diinginkan di jalanan.

“Kalau di jalan itu yang menjadi kekhawatiran adalah terjadinya kecelakaan. Jadi saya mengimbau mungkin di masjid-masjid saja lah untuk membangunkan orang sahur. Tidak perlu turun ke jalan, mesjid kan banyak dan jaraknya dekat,” tutupnya. (ADV)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+