ADAKAH.ID, SAMARINDA – Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Timur (Kaltim), Ely Hartati Rasyid, mengusulkan agar Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim bisa meningkatkan bantuan anggaran desa dari Rp 50 juta per desa menjadi Rp 100 juta. Usulan ini bertujuan untuk mengoptimalkan potensi desa dalam meningkatkan ekonomi desa.
Ely mengatakan, bantuan anggaran desa yang lebih besar bisa diperuntukkan untuk penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Ia mencontohkan, di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), BUMDes memiliki keunggulan berbeda-beda yang berkontribusi terhadap peningkatan Pendapatan Asli Desa (PADes).
“Di Kukar itu BUMDesnya punya keunggulan berbeda-beda, akan berguna untuk peningkatan PADes,” kata Ely, Rabu (8/11/2023).
Politisi PDI Perjuangan itu juga menekankan pentingnya fokus dalam mencatat pendapatan BUMDes serta mendukung upaya kepala desa dalam memfasilitasi pertemuan dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) provinsi untuk meningkatkan alokasi anggaran BUMDes.
“Kami akan mendorong kepala desa dalam mencatat pendapatan dan mengoptimalkan potensi desa, serta fasilitasi pertemuan dengan BPKAD provinsi untuk meningkatkan anggaran BUMDes. Hal ini menjadi langkah penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat desa,” ujarnya.
(adv/dprdkaltim/by)
