ADAKAH.ID, SAMARINDA – Perbaikan jalan poros Samboja menuju Samarinda dipastikan berjalan.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua DPRD Kaltim Muhammad Samsun juga memberikan respon terkait rusaknya jalan.
“Wajar saja masyarakat kesal dan marah, karena saya juga sebagai masyarakat yang melintasi ikut langsung merasakan apa yang dialami masyarakat,” ujar Muhammad Samsun melalui pesan singkat, Jum’at (3/8).
Lebih lanjut Muhammad Samsun menyampaikan bahwa dana untuk perbaikan sudah di anggarkan.
“Saya yang ikut menandatangani dokumen APBD 2021 lalu,” imbuhnya.
Ia memastikan anggaran perbaikan jalan provinsi untuk wilayah Pesisir Kabupaten Kutai Kartanegara tahun 2021 telah disahkan, saat ini, tinggal secara teknis PU yang melaksanakan proyek segera dimulai.
Politisi dari partai PDI-P itu membeberkan, anggaran tersebut untuk perbaikan di beberapa ruas jalan, yaitu dari kilometer 38 menuju Simpang Samboja dengan anggaran yang disiapkan sebesar Rp 13,1 miliar lebih. Mulai dari jalan dari simpang Sanga – Sanga menuju ke Kelurahan Dondang dianggarkan sebesar Rp 22,5 miliar.
Perbaikan jalan Samarinda Seberang menuju Sangasanga dianggarkan senilai Rp 11,25 miliar. Jalan Samboja menuju Muara Jawa Rp 6,25 miliar dan jalan dari batas Balikpapan menuju Samboja disiapkan sebesar Rp 15 miliar.
Menambahkan Samsun baru-baru ini juga telah meminta timnya turun langsung bersama PU provinsi untuk meninjau titik prioritas agar tepat sasaran.
“Tim sudah saya minta langsung beberapa waktu lalu untuk turun bersama PU untuk meninjau titik prioritas, termaksud di titik Kuala Samboja” ujar Samsun.
Anggota DPRD Provinsi Kaltim Daerah Pemilihan Kutai Kartanegara ini juga telah mengkonfirmasi langsung ke PU Kaltim terkait kendala belum di mulainya beberapa titik kegiatan perbaikan jalan provinsi tersebut. Salah satunya karena karena kebijakan PPKM sehingga memberikan beberapa batasan.
“Hasil konfirmasi PU Kaltim terakhir pemenang tender untuk titik Kuala Samboja sudah berkontrak, Insya Allah bulan September ini sudah bisa mulai pekerjaan di lapangan, begitu infonya” tambah Samsun lagi.
Saya akan terus melakukan pengawalan terkait proses perbaikan jalan provinsi tersebut.
“Berkali-kali saya telpon pejabat tehnis untuk segera mulai pengerjaannya,” bebernya.
Selain itu, Samsun juga menyebut, prioritas perbaikan jalan yang masuk kewenangan provinsi di Kabupaten Kukar juga tidak hanya menyasar jalur di Pesisir Kukar. Tapi juga jalur lain di wilayah Kukar yang dinilai sangat memprihatikan.
“Perbaikan jalan provinsi di Kukar yang melintasi Tenggarong Seberang dan Sebulu sekaligus perbaikan di Simpang 3 Sambera Muara Badak 1 dan 2,” ucapnya.
Sementara itu lanjutnya. “Jalan simpang 3 Sambera -Muara Badak disiapkan Rp 11,6 miliar. Jalan simpang 3 Sambera – Muara Badak 2 Rp 17,4 miliar. Simpang Lembuswana – Sebulu Rp 54 miliar,” sambung dia lagi. (*)
