ADAKAH.ID, SAMARINDA – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Yupa Universitas Mulawarman (Unmul) kembali membuktikan taringnya di kancah nasional.
Bertandang ke Malang dalam ajang bergengsi FESTAMASIO XII yang berlangsung 19-25 April lalu, delegasi teater kebanggaan Samarinda ini sukses memborong tiga penghargaan dan empat nominasi.
Membawakan naskah berjudul “WEHEA(?)”, Teater Yupa berhasil membius penonton dan dewan juri dengan mengangkat isu sensitif mengenai kerusakan ekologis serta konflik sosial yang berakar dari tanah Kalimantan.
Atas penampilan yang solid, Teater Yupa didapuk sebagai pemenang untuk kategori :
- Aktris Terbaik
- Aktris Pendamping Terbaik
- Penata Cahaya Terbaik
Tak hanya itu, pementasan ini juga masuk dalam jajaran nominasi Naskah Terbaik, Penata Panggung Terbaik, Penata Musik Terbaik, serta Aktor Terbaik.
Bawa Identitas Lokal ke Panggung Nasional
Febriana, sang sutradara menegaskan keikutsertaan mereka bukan sekadar untuk berkompetisi. Ia memiliki misi besar untuk membawa identitas lokal Kalimantan agar lebih dikenal di level nasional.
”Kami mencoba menghadirkan sepotong nafas dari tanah Kalimantan ke panggung nasional. Ini adalah representasi nilai, konflik, dan kekayaan budaya yang selama ini ada di sekitar kita,” ujar Febriana, Senin (4/5/2026)
Senada, Pimpinan Produksi Ummi Humaeroh mengungkapkan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil dari koordinasi yang sangat kuat antar tim. Menurutnya, tantangan selama proses produksi justru menjadi perekat profesionalitas seluruh tim, mulai dari aktor, tim artistik, hingga manajemen produksi.
“Proses kreatif yang panjang dan penuh eksplorasi menjadi fondasi utama kami. Keberhasilan ini adalah kerja kolektif yang dijalankan dengan komitmen tinggi,” jelas Ummi.
Capaian gemilang ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi mahasiswa Unmul lainnya untuk terus berkarya dengan mengangkat lokalitas Kalimantan namun tetap memiliki daya saing di kancah nasional. (*)
