Pilgub Kaltim 2024: Nama Andi Harun Teratas Dari Sembilan Tokoh Lainnya

Dari Sembilan Nama Tokoh, Wali Kota Samarinda, Andi Harun paling diidamankan menjadi Gubernur 2024
Caption: Dari Sembilan Nama Tokoh, Wali Kota Samarinda, Andi Harun paling diidamankan menjadi Gubernur 2024Dari Sembilan Nama Tokoh, Wali Kota Samarinda, Andi Harun paling diidamankan menjadi Gubernur 2024(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Nama Wali Kota Samarinda, Andi Harun berada di posisi atas, lantatan paling banyak disebut masyarakat Bumi Etam sebagai calon Gubernur Kaltim idaman pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mendatang.

Melansir TribunKaltim, sedikitnya terdapat sembilan nama dalam daftar elektabilitas Pilgub Kaltim.

Hasil survei terbaru Charta Politika Indonesia (CPI) menempatkan nama Andi Harun tertinggi, mengungguli Isran Noor dalam tingkat keterpilihan (elektabilitas) untuk Pemilihan Gubernur Kalimantan Timur atau Pilgub Kaltim.

Responden mendapat pertanyaan, “Seandainya pemilihan Gubernur Kalimantan Timur dilaksanakan hari ini siapakah yang akan Bapak/Ibu/Saudara pilih dari nama-nama di bawah ini?”.

Hasilnya, nama Andi Harun yang saat ini menjabat Walikota Samarinda menjadi pilihan tertinggi responden dengan 30,3 persen pada pertanyaan semi terbuka calon gubernur.

Di bawah Andi Harun, ada nama Isran Noor yang saat ini menjabat Gubernur Kaltim dengan raihan 18,9 persen.

Kemudian Hadi Mulyadi yang saat ini menjabat Wakil Gubernur Kaltim dengan 13,1 persen.

Lalu, ada nama Rizal Effendi (mantan walikota Balikpapan) dengan 7,8 persen, Rudi Mas’ud (Ketua DPRD Kaltim) 7,6 persen, Fahmi Fadli (Bupati Paser) 2,4 persen, Basri Rase (Walikota Bontang) 2,4 persen, Ardiansyah Sulaiman (Bupati Kutai Timur) 1,1 persen, dan Safaruddin (Anggota DPR RI) dengan raihan 0,9 persen.

Sebanyak 0,8 persen memilih lainnya dan 14,9 persen menjawab tidak tahu atau tidak memberikan jawaban sama sekali.

Perusahaan konsultan politik Charta Politika Indonesia melaksanakan survei tentang preferensi sosial dan politik masyarakat Kalimantan Timur tahun 2022.

Survei tersebut dilaksanakan dalam periode 28 September 2022 – 4 Oktober 2022.

Survei dilakukan dengan metode wawancara tatap muka (face to face interview) dan metode sampling (multistage random sampling).

Jumlah sampel 800 dengan margin of error 3,46 persen.

Adapun kriteria responden minimal 17 tahun atau sudah memenuhi syarat pemilih.

Wilayah survei meliputi seluruh kelurahan/desa di 10 kabupaten/kota di Kaltim. (*)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+