Pelatih Tim Gulat Kaltim Apresiasi Kerja Keras Atlet

Caption: Tim Gulat Kaltim Babak Kualifikasi PON 2024.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Upaya keras Kontingen cabang olahraga (cabor) Gulat Kaltim di ajang Babak Kualifikasi (BK) PON membuahkan hasil.

Tim Gulat Benua Etam mampu mendapatkan tiket kelolosan ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 Aceh-Sumatera Utara (Sumut) mendatang.

Tim Gulat Kaltim mengikuti BK PON di Bogor pada Kamis, (9/11/2023).

Dari keseluruhan pertandingan,Kaltim mendapatkan 6 medali emas, 4 perak dan 5 perunggu. Medali tersebut berasal dari kelas greco roman, gaya bebas putri, dan gaya bebas putra.

Pelatih Gulat Kaltim, Rudiansyah mengaku senang para atlet mampu tampil maksimal, meski ada 1 atlet yang masih belum bisa melaju ke Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI/2024 di Aceh-Sumut mendatang.

Ia menerangkan sebelumnya pada partai final perebutan emas kelas 65 kg gaya bebas putra, atletnya terpaksa tidak bisa melanjutkan karena mengalami cedera serius yang perlu dilakukan penanganan, sehingga kepingan perak ini patut disyukuri.

“Sebenarnya kita hanya mengandalkan 2 medali emas tim putra itu kelas 57 dan 65, tapi di kelas 65 di semifinal atas nama Hamka mengalami cedera fatal yang mengakibatkan tidak bisa melanjutkan di final untuk mendapatkan emas dan terpaksa tidak bisa naik ke podium untuk meraih medali perak,” katanya menerangkan kronologi gagal meraih emas kedua.

Lebih lanjut, pria yang kerap Keke ini menyebutkan setelah Pra PON ini para pegulat Benua Etam akan melakukan pemulihan sementara hingga akhir tahun, sembari beberapa atlet lainnya juga akan mengikuti berbagai event internasional bersama Timnas Indonesia.

“Untuk saat ini kita sampai akhir tahun 2023 kita akan recovery (pemulihan) karena memang ada beberapa atlet gulat Kaltim yang eventnya sangat banyak yang dari Sea Games, lanjut ke Asian Games, lanjut lagi Pra PON. Jadi kita rehatkan sebentar, tapi tidak bebas bagi mereka tetap menjaga kondisi masing-masing,” kata Keke lagi.

Sementara untuk pematangan persiapan dari segi teknik dan fisik menghadapi PON yang akan datang, atlet-atlet yang lolos ini menjalani latihan rutin biasa sampai Maret 2024 untuk menjalani Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) atai program sentralisasi  KONI Kaltim.

“Untuk PONnya kita menunggu arahan KONI Kaltim kapan pelaksanaan TC mandiri karena ada pelatda yang pemusatan, kalau mandiri infonya desember atau januari otomatis kita akan melaksanakan kalau memang ada perintah dari KONI untuk melaksanakan pelatda mandiri,”tutupnya.(ADV)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+