ADAKAH.ID, SAMARINDA – Borneo FC Samarinda semakin percaya diri menapaki kompetisi BRI Liga 1 Indonesia 2022/2023.
Skuad Pesut Etam – julukan Borneo FC bertengger di papan atas klasemen sementara liga sepak bola profesional bergengsi tanah air pekan ke-tujuh.
Satu kali kalah di kandang Barito Putera Banjarmasin Kalsel. Tren kemenangan klub kesayangan warga kota Samarinda Kaltim itu berhasil menenggelamkan beberapa klub pulau Jawa, yakni Arema Malang, Persib Bandung, Persik Kediri Jatim, Persebaya Surabaya, Dewa United Tanggerang Banten dan Persis Solo baru – baru ini hari Minggu (28/8/2022) malam.
Pada saat menjamu skuad Samber Nyawa, Borneo FC lebih dulu kebobolan lewat sepakan Althaf Indie di menit ke 36, namun Pesut Etam – julukan Borneo FC berhasil menyamakan kedudukan 1-1. Gol balasan Jonathan Bustos di menit ke 42 di luar kotak pinalti setelah berhasil mengecoh barisan pertahanan Persis Solo.
Stadion Segiri Samarinda kembali bergemuruh ketika umpan crossing Fajar Faturrahman berhasil disundul Nur Hardianto di pertengahan babak kedua, Borneo unggul 2-1.
Hingga peluit panjang wasit Oki Dwi Putra Senjaya, skor tidak beubah dan Borneo FC, kembali memuncaki klasemen sementara dengan raihan 18 poin terpaut dua poin dari Madura United di posisi kedua.
Dalam sesi jumpa media, Pelatih Borneo FC Milomir Seslija mengatakan meladeni Persis Solo menjadi pertandingan yang sulit. Sebagaimana disebutnya, Persis Solo dalam laga sebelumnya mengalahkan Bhayangkara FC dan Madura United.
“Kami cukup kesulitan di babak pertama dan tidak bermain dengan maksimal. Kami baru bisa mengorganisir permainan ketika kami bisa mencetak gol. Tetapi di babak kedua kami bermain dengan lebih baik, lebih terorganisir, disiplin dan Persis Solo jadi tidak terlalu berbahaya,” ucap Milo sapaannya.
Kendati menang lima kali berturut-turut di kandang. Menurutnya laga kedepan pastilah akan lebih banyak tekanan pada timnya. Namun ia percaya, semakin dilalui kompetisi Liga dan dukungan penuh Pusamania di Stadion semua akan baik-baik saja.
“Tapi kami semakin kuat. Kami punya karakter yang bagus. Terima kasih kepada supporter kami di Samarinda yang selalu berada di belakang kami dan percaya dengan kami. Ini adalah hadiah untuk suporter,” imbuhnya.
Lanjut pelatih asal Bosnia itu, dirinya sangat mengapresiasi para suporter yang hadir datang mendukung langsung. Menurutnya suporter di Samarinda adalah pendukung sesungguhnya. Ia menyebut, tak pernah melihat pendukung yang kuat seumur hidupnya.
“Mereka fantastis, mereka luar biasa. Mereka selalu bernyanyi dan mendukung kami. Mereka tak pernah mengejek kami. Ketika kami membuat kesalahan, mereka tetap ada,” terangnya.
Setiap tim pasti ingin bisa mengalahkan Borneo FC, semisal Kei mendapatkan sanksi namun disebut Milo dirinya tidak komplain dan tetap berjalan.
Pesut Etam tak ingin berhenti, Borneo FC akan terus berlari dan berani. Tidak akan takut dengan klub manapun.
“Saya sudah beritahu kepada semua pemain. Kita jangan berhenti di sini (Pekan ke-tujuh, red). Kita siap menghadapi Persikabo, kita siap untuk Persita, kita siap untuk Bhayangkara,” ungkapnya dengan semangat manyala.
Hal senada disampaikan, Terens Puhiri, ia mengatakan dalam perhelatan kompetisi timnya hanya fokus meraih poin.
Kendati dalam bermain tak luput melakukan kesalahan, namun itulah sepak bola, tim harus bangkit.
“Semangat penuhi target. Fokus hadapi lawan. Itu saja,” singkatnya. (Joy)
