Grup 4 Kopassus Dapat Hibah 110 Hektare Lahan di Kukar

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pembangunan markas Grup 4 Komando Pasukan Khusus TNI Angkatan Darat di wilayah Kutai Kartanegara mendapat dukungan dari sektor swasta. PT Indovisi Sukses Mandiri (ISM) resmi menyerahkan hibah lahan seluas 110,81 hektare melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST).

‎Penandatanganan berlangsung di Hotel Fugo Samarinda, Sabtu (14/2/2025), dihadiri Direktur PT ISM Yohan Purnama, Komandan Grup 4 Kopassus Brigjen TNI Suharma Zunam, Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, serta jajaran Forkopimda.

‎Lahan yang berada di Desa Jembayan, Kecamatan Loa Kulu tersebut sebelumnya dimanfaatkan untuk kegiatan pertambangan dan telah direklamasi secara bertahap oleh PT Multi Harapan Utama (MHU), anak usaha dari PT MMS Group Indonesia.

‎Direktur PT ISM, Yohan Purnama, menegaskan hibah lahan ini merupakan bentuk kontribusi nyata dunia usaha dalam mendukung kepentingan strategis negara.

‎“Kami bangga dapat memberikan dukungan melalui hibah lahan ini. Lahan telah direklamasi secara bertanggung jawab sehingga siap dimanfaatkan kembali. Ini menjadi partisipasi aktif dalam penguatan fasilitas pertahanan negara,” ujarnya.

‎Ia menambahkan, kehadiran markas baru tidak hanya berdampak pada aspek pertahanan, tetapi juga berpotensi mendorong stabilitas wilayah serta pertumbuhan ekonomi kawasan melalui pembangunan infrastruktur pendukung dan keterlibatan masyarakat sekitar.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kukar, Sunggono mengatakan, keterlibatan Pemerintah Kabupaten Kukar merupakan bagian dari memastikan proses berjalan sesuai ketentuan dan berharap pemanfaatan lahan ini dapat memberikan dampak positif, baik dari sisi keamanan wilayah maupun kontribusi pembangunan daerah.

‎“Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara yang diwakili saya sendiri menjadi saksi atas diserahterimakannya lahan di Desa Jembayan dari perusahaan pertambangan kepada Grup 4 Kopassus,” ungkapnya.

‎Panglima Kopassus Letjen TNI Djon Afriandi melalui Komandan Grup 4 Kopassus Brigjen TNI Suharma Zunam menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan pihak swasta.

‎Menurutnya, sinergi antara dunia usaha dan institusi pertahanan menjadi contoh kolaborasi strategis yang berdampak luas bagi negara.

‎“Ketersediaan lahan siap guna sangat penting bagi kesiapan operasional satuan. Kehadiran Markas Grup 4 Kopassus di wilayah ini diharapkan memperkuat sistem pertahanan sekaligus mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat,” tutupnya.

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+