ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pada Senin, 27 November 2023, Pengurus Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) Kalimantan Timur melakukan kunjungan ke Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) dalam rangka benchmarking. Kunjungan ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan Training of Trainer (TOT) yang telah dilaksanakan di UNY beberapa bulan sebelumnya.
Rombongan DBON Kaltim yang dipimpin oleh Kepala Pelaksana Sekretariat DBON Kaltim, Dr.Ir.H. Zairin Zain, MSi, disambut oleh empat pejabat UNY, yaitu Prof. Dr. Yudik Prasetyo selaku Wakil Dekan bidang PKSU, Prof. Dr. Tomoliyus selaku Kepala Program Studi S3 PKO, Dr.Fauzi selaku Kepala Departemen PKO, dan Dr.Nawan Primadoni selaku Ketua Selabora.
Dalam pertemuan tersebut, keempat pejabat UNY memaparkan berbagai program dan produk yang berkaitan dengan olahraga yang ada di UNY. Salah satu yang menarik perhatian DBON Kaltim adalah Selabora FIK UNY. Selabora (Sekolah Laboratorium Olahraga) adalah sebuah wadah yang dibentuk oleh Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga (PKO) Jurusan Pendidikan Kepelatihan (PKL) UNY untuk memasarkan olahraga khususnya bagi anak-anak usia dini.
Selabora menawarkan berbagai macam olahraga yang diperkenalkan dan dilatih dengan menggunakan sport science. Beberapa cabang olahraga yang dibina oleh Selabora antara lain sepak bola, panahan, karate, bola voli, dan tenis lapangan. Untuk cabang olahraga sepak bola, Selabora bekerja sama dengan SSO Real Madrid Foundation UNY dan FC UNC Academi. Selabora juga tidak main-main dalam memilih pelatih untuk setiap cabang olahraga.
Melihat kualitas dan kinerja Selabora, DBON Kaltim tertarik untuk menjalin kerjasama lebih lanjut dengan UNY. Hal ini diungkapkan oleh Zairin Zain saat berbicara di depan pejabat UNY.
“Kalau di UNY sudah tersedia sarana dan prasarana serta didukung SDM yang mumpuni, maka lebih baik kita pilih di Universitas ini,” kata Zairin Zain.
Zairin Zain juga menjelaskan bahwa DBON Kaltim telah melaksanakan berbagai program untuk percepatan pembinaan atlet usia dini. Pada bulan sebelumnya, DBON Kaltim telah menyelenggarakan Kejurprov pertama untuk enam cabang olahraga dan Kejurprov kedua untuk tiga cabang olahraga.
Dengan demikian, sembilan cabang olahraga telah melaksanakan kejuaraan provinsi dan lima cabang olahraga lainnya akan menyusul pada bulan Desember. Dari kegiatan tersebut, DBON Kaltim telah menyeleksi 180 atlet potensial.
Untuk melanjutkan pembinaan atlet-atlet yang terpilih, DBON Kaltim akan mencari pelatih-pelatih yang berkualitas melalui pelatih di cabang olahraga masing-masing atau melalui perguruan tinggi ternama.
“Dan, salah satu perguruan tinggi yang dimaksud adalah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang pada tanggal 27 November 2023 telah dilakukan penandatanganan kesepahaman kedua belah pihak,” tutup Zairin Zain. (ADV)
