ADAKAH.ID, SAMARINDA – Upaya memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) kembali menjadi perhatian DPRD Kota Samarinda.
Hal itu menyusul adanya tawaran program kredit tanpa agunan hingga Rp100 juta dari pihak perbankan yang dinilai berpotensi membantu pengembangan usaha masyarakat kecil.
Kepada awak media, ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Iswandi, mengungkapkan program tersebut cukup menarik karena dapat menjadi solusi bagi pelaku UMKM yang selama ini kesulitan memenuhi syarat pinjaman perbankan, terutama terkait jaminan atau agunan.
“Kami masih perlu mempelajari bagaimana sistem dan prosedur program kredit tanpa agunan ini agar benar-benar tepat sasaran dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” Ungkapnya. Jum’at (22/5/2026).
Lebih lanjut, Iswandi menilai apabila skema pembiayaan tersebut terbukti mempermudah akses modal bagi pelaku usaha kecil, DPRD siap mendorong kerja sama dengan organisasi perangkat daerah yang membidangi UMKM, seperti dinas perdagangan maupun dinas koperasi.
Dirinya menyebutkan keterbatasan modal hingga kini masih menjadi salah satu hambatan utama bagi pelaku usaha kecil di Samarinda untuk mengembangkan usahanya.
“Pelaku UMKM membutuhkan dukungan nyata agar usaha mereka bisa berkembang. Akses modal yang lebih mudah tentu akan sangat membantu,” Ucap Iswandi.
Kendati demikian, Iswandi mengingatkan agar pelaksanaan program tetap disertai pengawasan yang ketat. Menurutnya, proses seleksi penerima kredit harus dilakukan secara cermat untuk mencegah munculnya persoalan kredit bermasalah di kemudian hari.
“Pengawasan menjadi hal penting agar program ini tidak menimbulkan kredit macet yang justru dapat merugikan masyarakat maupun pihak perbankan,” tegasnya.
Politisi dari partai PDIP itu berharap sektor perbankan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung pertumbuhan UMKM di Samarinda. Dukungan terhadap pelaku usaha kecil dinilai bukan hanya berkaitan dengan kepentingan bisnis, tetapi juga bagian dari upaya memperkuat ekonomi kerakyatan di daerah.
“Ketika UMKM tumbuh, dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat melalui peningkatan ekonomi dan terbukanya peluang usaha baru,” Tutup Iswandi. (ADV)
