Pemkot Samarinda Dapat Penghargaan LP2B dari Kementan RI

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemerintah kota Samarinda dalam memenuhi ketahanan pangan daerah mendapat penghargaan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) dari Kementerian Pertanian (Kementan) RI.

Penghargaan tersebut hasil dari program ketahanan pangan Kota Samarinda melalui pengesahan perda Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Sebelumnya, saat perda LP2B disahkan di sidang paripurna Pemkot dan DPRD Samarinda, 27 Oktober 2021 lalu. Wali Kota Andi Harun menjelaskan betapa pentingnya LP2B, guna mengupayakan ketahanan pangan serta melindungi lahan dari alih fungsi, termasuk pelaku pertanian.

Setali tiga uang, saat ini program tersebut melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Samarinda tengah berjalan sesuai yang direncanakan. Seperti pembangunan irigasi, bahkan dukungan pupuk dan bibit unggul bagi petani. Hal itu disampaikan Andi Harun saat ikut serta dalam agenda panen raya di Makroman.

Setidaknya, upaya Pemerintah kota Samarinda dalam menggenjot produktifitas pertanian dan juga melindungi lahan bukan sekadar kata-kata.

Kembali soal penghargaan LP2B, pihak Kementerian RI menyerahkan simbolis penghargaan, dan diterima langsung Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso, pada Rapat Koordinasi dan Singkronisasi Pembangunan Tanaman Pangan Holtikultura di Jatra Hotel Balikpapan, Rabu (23/3/2022).

Pada kesempatan itu, Rusmadi sapaanya, menyampaikan bahwa penghargaan dan apresiasi tersebut merupakan tantangan bagi Kota Samarinda untuk menjaga lahan pertanian pangan yang telah ditetapkan.

“Kita bersyukur pemerintah Kota Samarinda mendapatkan apresiasi dari kementerian pertanian khususnya terhadap lahan pertanian pangan berkelanjutan,” ungkap Rusmadi kepada awak media.

“Tentu ini tantangan untuk menjaga lahan pertanian, agar secara konsisten dimanfaatkan untuk pangan,” tegasnya.

Rusmadi berharap dengan perhargaan LP2B, para pelaku pertanian agar semakin bersemangat dan bekerja keras dalam memenuhi kebutuhan pangan warga Kota Samarinda.

“Kita berharap tentunya para pihak yang terlibat dalam pertanian di Kota Samarinda paling tidak bisa mensuplai kebutuhan pangan lokal,” sambungnya. (Sam)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+