Wali Kota Samarinda Andi Harun Sampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2021 ke DPRD Samarinda

ADAKAH.ID, SAMARINDA – DPRD Samarinda gelar rapat paripurna Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Tahun Anggaran 2021.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun lantang mepaparkan keberhasilan pemkot selama satu tahun, di ruang rapat utama gedung DPRD Samarinda, Kamis (31/3/22).

Orang nomor satu di Samarinda, menyampaikan LKPJ Tahun Anggaran 2021 berdasarkan dari capaian Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda sesuai dengan visi-misi.

Dalam pidatonya, disampaikan sederet capaian keberhasilan, diantaranya, lokasi titik banjir di Kota Samarinda berkurang; usaha mikro meningkat; investasi dan penanaman modal Kota Samarinda meningkat sebesar 89,78 persen.

Kemudian, pemberlakuan sistem parkir elektronik atau E-Parking; terlaksananya program pembangunan dan pemberdayaan masyarakat (Pro Bebaya). Dan terakhir, program ‘Doctor On Call’ untuk kondisi darurat, lansia, serta balita.

“Ini adalah hasil sinergitas dan komitmen Pemkot Samarinda dengan seluruh stakeholder pembangunan,” ungkapnya

Serta, didukung DPRD Kota Samarinda dalam upaya mensejahterakan masyarakat,” kata Andi Harun lagi.

Dari sisi pendapatan, mantan legislatif provinsi Kaltim itu menyatakan bahwa targetnya terpenuhi. Dalam tahun anggaran 2021, pendapatan daerah ditargetkan Rp 2,777 Triliun. Realisasinya melebihi target tersebut, yaitu Rp 2,860 Triliun atau 102,98 persen.

Pendapatan daerah ini terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah. PAD sendiri realisasinya sebesar Rp 594, 620 Miliar atau 105,90 persen dari target Rp 561,492 Miliar.

“Alhamduilillah ditengah wabah virus Covid-19 pada Tahun 2021, realisasi pendapatan asli daerah kita tetap bisa mencapai target. Bahkan melebihi target sebesar 5,90 persen,” imbuhnya.

Pendapatan transfer dari target Rp 2,127 Triliun, terealisasi sebesar Rp 2,171 Triliun atau 102,07 persen. Sedangkan untuk lain-lain, terealisasi sebesar Rp 94,547 Miliar dari target Rp 88,842 Miliar.

Dari sektor belanja daerah, Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda mengalokasikan Rp 3,317 Triliun dengan realisasi Rp 3,069 Triliun atau 92,54 persen. Artinya belanja mengalami peningkatan Rp 91,8 Miliar atau 3,08 persen.

Meskipun capaian-capaian ini dirasa bagus, tetapi Andi tetap berharap DPRD Kota Samarinda memberikan saran yang konstruktif kepada Pemkot Samarinda.

“Kami menyadari bahwa penyelenggaraan pemerintahan maupun pelayanan kepada masyarakat masih terdapat kekurangan dan keterbatasan. Oleh karena itu, kami mengharapkan saran konstruktif maupun inovasi untuk perbaikan kinerja pembangunan di masa yang akan datang,” harap Andi Harun.

Di kesempatan yang sama, Ketua DPRD Kota Samarinda Sugiyono menganggap, secara umum kinerja Pemkot Samarinda baik. Karena banyaknya capaian yang telah dilakukan.

“Karena rata-rata pencapaiannya tinggi. Terutama yang paling besar itu adalah masalah PUPR dan lainnya,” ucap Sugiyono singkat.

Sebagai informasi, setelah LKPJ diterima DPRD Kota Samarinda. DPRD akan membuat panitia khusus (pansus) LKPJ untuk mensinkronkan antara laporan dan kondisi di lapangan. (Sam)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+