ADAKAH.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ananda Emira Moeis, menegaskan bahwa Pancasila bukan sekadar dasar negara, melainkan warisan berharga yang lahir dari nilai-nilai luhur masyarakat Indonesia.
Menurut Ananda, Pancasila merupakan hasil penggalian Bung Karno dari kearifan lokal bangsa, yang bersifat universal dan mampu menyatukan berbagai perbedaan. Nilai-nilai Pancasila mencerminkan semangat gotong royong dan ideologi perdamaian bangsa.
“Pancasila adalah kekayaan budaya yang menjadi permata bangsa dan harus terus dijaga,” ujar politisi muda dari PDI Perjuangan ini pada Jumat (27/6/2025).
Ia menambahkan, Pancasila menjadi identitas nasional yang menyatukan seluruh elemen masyarakat melalui kebersamaan dan gotong royong, termasuk di wilayah Kalimantan Timur.
Lebih jauh, Ananda menyoroti peran generasi muda dalam meneruskan perjuangan bangsa dengan memegang teguh nilai-nilai Pancasila. Menurutnya, Kaltim sedang menyiapkan generasi emas yang siap menghadapi tantangan zaman.
“Dengan semangat gotong royong dan nilai-nilai Pancasila, saya optimis kesuksesan dapat diraih,” tegasnya.
Ananda juga menekankan pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, khususnya bagi pelajar dan anak muda. Tindakan nyata seperti saling membantu dan menjaga kebersamaan mencerminkan prinsip persatuan, keadilan, dan kemanusiaan yang terkandung dalam Pancasila.
“Pancasila harus hidup dalam keseharian kita. Tanggung jawab kita adalah terus menjaga dan meneruskan nilai-nilai ini, terutama di tengah arus globalisasi saat ini,” pungkas Ananda.
(adv/dprdkaltim/o)
