• Berita
  • Usai Melantik PPK, KPU Samarinda Langsung Tancap Gas Seleksi PPS

Usai Melantik PPK, KPU Samarinda Langsung Tancap Gas Seleksi PPS

Caption: Komisioner KPU Samarinda, Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) Yustiani.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Samarinda sudah melantik 50 orang Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Kamis (16/5/2024) di Ballroom Hotel Harris.

Sebagai informasi, PPK adalah panitia yang dibentuk KPU Kabupaten/Kota untuk menyelenggarakan Pemilu Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah di tingkat kecamatan atau sebutan lainnya dan bersifat sementara.

Untuk mengoptimalkan kerja PPK yang tersebar di 10 Kecamatan, KPU Kota Samarinda berencana menggelar kegiatan pembekalan guna menunjang tugas dan kerja di lapangan.

Hal itu disampaikan Komisioner KPU Samarinda, Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) Yustiani di ruang kerjanya lantai 2, kantor KPU Samarinda, Jalan Juanda hari Sabtu (18/5/2024).

“Setelah dilantik, PPK (Panitia Pemilihan Kecamatan) langsung bekerja. Jadi selanjutnya nanti ada kegiatan orientasi tugas secara umum hingga sampai Pilwalkot Samarinda,” kata Yustiani saat diwawancarai.

Perempuan berhijab lulusan Magister Universitas Islam Negeri Syarif Idris (UNSI) Samarinda itu menambahkan, kelima orang PPK disetiap kecamatan memiliki tugasnya masing – masing.

“Masing- masing PPK punya divisi. Untuk Ketua mengurusi keungan dan logistik. lalu divisi data, terkait pemutahiran data pendukung pasangan calon perseorangan atau independen,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, tahapan perhelatan Pilwalkot Samarinda sedang memasuki masa pengecekan data dukungan bakal pasangan calon independen. Andi Harun dan Saparudin sebelumnya, telah menyerahkan syarat data KTP dukungan minimal 7,5 persen dari DPT pileg februari lalu, yakni 45 ribu.

“Sedangkan divisi teknis bertugas menyelenggarakan verifikasi faktual data bakal pasangan calon perseorangan/independen yang sedang berjalan saat ini,” ungkapnya.

Selanjutnya, dibentuklah PPDP/Pantarlih (Petugas Pemutakhiran Data Pemilih). Mereka merupakan petugas yang dibentuk PPS atau PPLN untuk melakukan pendaftaran dan pemutakhiran data pemilih.

TPS (Tempat Pemungutan Suara) merupakan tempat untuk menghitung suara atau polling station yang bisa disaksikan secara terbuka.

“Sedangkan divisi sdm dan parmas bertugas melakukan pembentukan PPDP atau pantarlih selaku petugas pemutahiran data, dan sosialisasi terkait pilkada 27 November 2024 nantinya.” jelas mantan Yustiani yang pernah menjadi petugas PPK Samarinda Ilir itu.

“lalu divisi hukum yang bekerja menangani tentang hukum atau aturan dalam pilkada 27 November 2024 nanti,” sambungnya.

Hingga saat ini ujar Yustiani lagi, PPK masih berkordinasi dengan pihak kecamatan dan belum ditemukan adanya kendala di lapangan.

PPK secara koordinasi akan langsung berkomunikasi dengan pihak terkait di setiap kecamatan masing-masing.

Hingga saat ini, KPU sebut Yustiani lagi sedang berlangsung proses perekrutan Panitia Pemungutan Suara (PPS) pada tanggal 19 dan 20 Mei 2024 besok.

“Besok insyallah akan diumumkan terkait calon PPS yang lolos CAT sebanyak 177 orang, lanjut di tanggal 26 pelantikannya,” pungkasnya. (Joy)

.

MASUKAN KATA KUNCI