ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemerintah kota Samarinda menyelenggarakan Pawai Pembangunan pada hari Sabtu (20/8/2022).
Pawai tersebut masih merupakan rangkaian merayakan HUT RI ke-77.
Puluhan ribu masyarakat dari penjuru kota Samarinda tampak sangat antusias menyaksikan Pawai Pembangunan yang sempat dijeda lantaran Pandemi Covid-19.
Ada diantara mereka yang datang menggunakan kendaraan pribadi, angkutan umum, bahkan berjalan kaki demi turut merasakan suasana gembira Pawai Pembangunan Samarinda tahun 2022.
Selain Warga yang telah memadati jalan-jalan yang menjadi rute Pawai sejak pagi, turut berpartisipasi pula para pedagang kaki lima yang tersebar di sepanjang lintasan.

Wali Kota Samarinda Andi Harun mengatakan agenda tahunan memperingati hari Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia setiap tanggal 17 Agustus.
Di tengah melandainya kasus Covid – 19, hiburan rakyat tersebut seakan menjadi oase ditengah pembatasan sosial dari pemerintah beberapa bulan lalu.
“Kegiatan ini sebagai bentuk rasa syukur memperingati HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke 77 tahun 2022,” kata Andi Harun seusai kegiatan.

Sebagaimana diketahui, sejak pandemi Covid – 19 melanda Tanah Air. Praktis selama kurun waktu dua tahun kebelakang kegiatan yang menimbulkan keramaian sementara dihentikan pemerintah.
Andi harun menjelaskan tiga pesannya pada momentum kemerdekaan yang dibalut dalam tema Ekonomi Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat menjadi usaha yang optimal dilaksanakan Anak Bangsa.
“Ada tiga pesan saya di hari bahagia ini, pertama apa yang nikmati saat ini buah dari perjuangan dan pengorbanan para pahlawan dan pejuang bangsa,” ungkapnya.

Kemudian sifat kerja keras dan pantang menyerah jangan pernah surut untuk membawa masyarakat pada kemerdekaan yang sejati.
“Kedua sikap pantang menyerah para pejuang dan tidak mengeluh yang telah diwariskan para pejuang kita pegang teguh. Kita wajib solid dan kompak serta selalu meninggikan semangat untuk kemajuan bangsa dan masyarakat,” imbuhnya.
Lanjut pasangan ayah tiga anak itu menegaskan, sehebat-hebatnya usaha pejuang untuk melakukan pengorbanan pikiran, tenaga dan jiwa raga tidak akan pernah ampuh jika meninggalkan ideologi bangsa yaitu Pancasila.
“Kemerdekaan yang didapat dari para pejuang diharapkan bisa dijaga para pemimpin terlebih pejabat dan masyarakat. Dan jangan sekali – kali menjadi penghianat bangsa ini. Jaga pancasila dan Undang – Undang serta kebhinekaan kita denga hidup rukun bersatu didalam perbedaan suku agama dan perbedaan sosial,” tutupnya.

Sebagai informasi, dalam kegiatan tersebut panggung kehormatan dipusatkan di Taman Samarendah.
Sepanjang rute yang dilalui para peserta pawai, yakni Jalan Kusuma Bangsa – Bhayangkara – Awang Long – Jenderal Sudirman – KH Abdul Khalid – P Diponegoro – Iman Bonjol – Basuki Rahmat – Agus Salim – Kusuma bangsa (Finish) warga Samarinda antusias menyaksikan secara langsung kendati cuaca cerah berawan.
Tidak hanya wali kota dan Istri di atas panggung beratapkan tenda, Wawali Rusmadi juga turut hadir bersama istri menyaksikan hasil karya warga Samarinda.
Bahkan unsur pimpinan OPD Pemkot Samarinda turut meramaikan bersama Dandim 0901 Samarinda, Kapolresta dan Ketua DPRD Samarinda Sugiyono.
Tidak ketinggalan menyaksikan pawai pembangunan, Gubernur Kaltim Isran Noor dan Wagub Hadi Mulyadi. (Joy/Sam)
