ADAKAH. ID, SAMARINDA – Masalah narkoba tetap menjadi tantangan sosial yang belum teratasi, bahkan telah menyebar di kalangan generasi muda. Keadaan ini telah menarik perhatian Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Timur (Kaltim).
Pemprov Kaltim, melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim, terlibat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba. Dispora memegang peran penting dalam membentuk pemuda yang mandiri, dan saat ini, fokusnya adalah menghadapi masalah serius ini.
“Salah satu upaya yang kami lakukan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan kaum muda adalah dengan menggelar Seleksi Pemuda Anti Narkoba,” kata Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda Dispora Kaltim, Bahri, pada Jum’at (24/11/2023).
Diketahui, Seleksi Pemuda Anti Narkoba menjadi salah satu dari empat kategori di Seleksi Pemuda Daerah Kaltim yang digelar saat ini. Khusus seleksi ini sendiri, menjadi upaya konkret Dispora untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan pemuda. Sehingga dapat membentuk generasi yang lebih sehat dan produktif.
Ketiga kategori lainnya ialah, Seleksi Peuda Kesadran Bela negara, Pemuda Karang Taruna dan Seleksi Pemuda Anti Hoaks melalui konten kreatif.
“Keempat kategori ini penting dimiliki para pemuda untuk mewujudkan generasi yang tangguh, sadar akan kepentingan negara, aktif dalam kegiatan sosial dan memiliki kesadaran terhadap penyebaran informasi yang benar,” jelasnya.
Untuk proses pendaftaran atau perekrutan Pemuda Daerah Tingkat Provinsi Kaltim saat ini masih berjalan, sedangkan untuk seleksinya akan digelar pada 5 Desember 2023 dengan kuota peserta masing-masing 13 peserta pada setiap kategori.
Setiap peserta hanya boleh mendaftar pada salah satu kategori dari empat kategori yang ada, yakni mendaftar secara daring melalui tautan yang telah disiapkan seperti kategori Pemuda Anti Narkoba di https://forms.gle/8DjjMnhvZDCABDCD7. (ADV)
