Selangkah Juara Piala Dunia di Qatar, Ini yang Harus Kamu tahu Soal Maroko

Caption: Timnas Maroko(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Negara Maroko berhasil menyita perhatian masyarakat dunia melalui prestasi olahraganya.

Tim nasional sepak bolanya, berhasil membuktikan ketangguhannya di lapangan hijau setelah lolos dalam penyisihan fase grub dan melenggang di Semi Final piala dunia Qatar 2022 setelah mengalahkan negara favorit juara seperti Belgia, Spanyol dan Portugal.

Maroko adalah negara langganan peserta Piala Dunia kendati negara tersebut belum menunjukkan prestasinya. Tahun ini Maroko sukses menjelma menjadi kekuatan baru sepak bola dunia.

Tak memulu soal sepak bola, Maroko memiliki hal – hal yang menarik yang mungkin belum kamu tahu selain Hakimi dan kawan – kawannya.

Maroko adalah sebuah negara yang memiliki garis pantai yang sangat panjang di Samudera Atlantik dan juga di Laut Mediterania. Secara geografis, memiliki wilayah yang sebagian besar terdiri dari gurun dan pegunungan yang terjal.

Memiliki populasi lebih dari 33.800.000 dan luas 446.550 km2, Maroko ber ibukota di Rabat dan kota terbesarnya adalah Casablanca.

Maroko memiliki sejarah yang berbeda dengan negara-negara tetangganya. Dimana kebudayaan Maroko merupakan campuran antara kebudayaan Arab, Eropa, dan Berber.

Maroko adalah sebuah monarki konstitusional dengan parlemen yang dipilih. Raja Maroko memegang kekuasaan eksekutif dan legislatif yang luas, terutama dalam militer, kebijakan luar negeri dan urusan agama.

Kekuasaan eksekutif dijalankan pemerintah, sedangkan kekuasaan legislatif dipegang pemerintah dan dua lembaga parlemen, Majelis Perwakilan Rakyat dan Majelis Anggota Dewan.

Maroko terbentang dari Laut Mediterania dan Samudra Atlantik di utara dan barat, masing-masing, ke daerah pegunungan besar di bagian dalam, hingga gurun Sahara di ujung selatan. Maroko adalah negara Afrika Utara yang terletak di ujung barat laut Afrika di ujung benua Eropa.

Selat Gibraltar memisahkan Spanyol dari Maroko dengan rentang air 13 kilometer (8,1 mil). Maroko berbatasan dengan Samudra Atlantik Utara di barat, dan Laut Mediterania barat di utara.

Wilayah Maroko sebagian besar bergunung-gunung. Pegunungan Atlas membentang dari utara tengah ke barat daya. Mengembang ke sekitar 1.350 kilometer dan merupakan tulang punggung punggung negara. Di sebelah utara Pegunungan Atlas, ada Pegunungan Rif, rantai yang membuat bagian dari pegunungan Sierra Nevada di Andalusia, Spanyol.

Kisaran besar berkembang menjadi sekitar 250 kilometer (160 mil) dari Tangier di barat ke Nador ke arah timur.

Politik Maroko terjadi dalam kerangka monarki konstitusional parlementer, di mana Perdana Menteri Maroko adalah kepala pemerintahan, dan sistem multi-partai. Kekuasaan eksekutif dijalankan pemerintah. Kekuasaan legislatif berada di tangan pemerintah dan dua kamar di parlemen, Majelis Perwakilan Maroko dan Majelis Dewan. Konstitusi Maroko mengatur monarki dengan Parlemen dan peradilan yang independen.

Pada 17 Juni 2011, Raja Mohammad VI mengumumkan serangkaian reformasi yang akan mengubah Maroko menjadi monarki konstitusional. The Economist Intelligence Unit memberi Maroko “rezim hibrida” pada 2019.

Ekonomi Maroko dianggap sebagai ekonomi yang relatif liberal yang diatur hukum penawaran dan permintaan. Sejak 1993, Maroko telah mengikuti kebijakan privatisasi sektor ekonomi tertentu yang dulu berada di tangan pemerintah. Maroko telah menjadi pemain utama dalam urusan ekonomi Afrika, dan merupakan ekonomi Afrika ke-5 terbesar berdasarkan PDB (PPP). Forum Ekonomi Dunia menempatkan Maroko sebagai ekonomi paling kompetitif pertama di Afrika Utara, dalam Laporan Daya Saing Afrika 2014-2015.

Sektor jasa menyumbang lebih dari setengah dari PDB ; industri yang terdiri dari pertambangan, konstruksi dan manufaktur adalah seperempat tambahan. Sektor yang mencatat pertumbuhan tertinggi adalah sektor pariwisata ,telekomunikasi, dan tekstil.

Maroko, bagaimanapun, masih tergantung pada tingkat yang tidak tepat pada pertanian, yang menyumbang sekitar 14% dari PDB tetapi mempekerjakan 40-45% dari populasi Maroko. Dengan iklim semi-kering, sulit untuk memastikan curah hujan yang baik dan PDB Maroko bervariasi tergantung pada cuaca.

Maroko termasuk negara yang kaya akan budaya. Oleh karenanya, negara ini menjadi tempat pertemuan budaya dari berbagai macam bangsa. Yaitu, dari daerah timur (Benua Asia) yang meliputi kebudayaan bangsa Punisia, Tunisia, Yahudi, dan Arab.

Sedangkan dari utara (Benua Eropa), terdapat bangsa Romawi, Vandal (Jerman), dan Andalusia (Spanyol). Dari daerah selatan, terdapat kebudayaan yang berasal dari wilayah gurun Sahara.

Menurut catatatan wikipedia, makanan tradisional warga Maroko adalah makanan suku Berber. Antara lain, bourjeje atau kue dadar yang terbuat dari tepung terigu, telur, ragi, dan garam. Lalu, ada bouchiar atau roti wafer yang dimakan dengan mentega dan madu.

Selain itu, jika dalam perayaan atau pesta tertentu, warga Maroko akan memakan couscous. Yaitu, makanan dari tepung gandum. Saat menyantapnya, biasanya makanan ini dicampur dengan bahan lain, seperti sayuran dan daging. Seluruh bahan dimasak dengan cara direbus.

Secara umum, masakan tradisional Maroko terasa agak pedas. Penduduk Maroko memang gemar menggunakan paprika, bawang, jahe, dan lada saat memasak makanan. (*)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+