Rapak Lambur Pertahankan Status Zero Stunting dengan Anggaran 19 Persen Dana Desa

Rapak Lambur Pertahankan Status Zero Stunting dengan Anggaran 19 Persen Dana Desa. (ist)
Caption: Rapak Lambur Pertahankan Status Zero Stunting dengan Anggaran 19 Persen Dana Desa. (ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Desa Rapak Lambur, Kecamatan Tenggarong, terus mempertahankan status “zero stunting” yang berhasil diraih beberapa tahun terakhir. Meski tidak tercatat kasus anak mengalami stunting, pemerintah desa tetap mengalokasikan anggaran signifikan untuk menjaga kualitas kesehatan ibu hamil dan balita.

Tahun ini, alokasi dana meningkat menjadi 19 persen dari total Dana Desa atau lebih dari Rp113 juta. Sebelumnya, anggaran hanya 10 persen. Dana tersebut difokuskan pada berbagai program pencegahan sejak dini.

“Kami tidak ingin terlena meski kasus stunting nihil. Mencegah lebih baik daripada mengobati, maka program ini harus terus berjalan demi menjaga kualitas kesehatan masyarakat,” kata Kepala Desa Rapak Lambur, Muhammad Yusuf, Rabu (26/3/2025).

Upaya ini mencakup pemberian makanan tambahan untuk ibu hamil dan balita, vitamin dan suplemen, serta edukasi gizi dan pola makan sehat. Rembuk stunting rutin dilakukan agar program tetap relevan dan tepat sasaran.

Selain itu, tablet tambah darah diberikan kepada remaja putri guna menjaga kesiapan reproduksi. Pemerintah desa juga menggandeng kader posyandu dan tenaga kesehatan dalam pelaksanaan program lapangan.

Focus Group Discussion (FGD) melibatkan warga dalam perencanaan jangka panjang. Strategi ini bertujuan memastikan keterlibatan publik sejak awal proses.

“Tahun ini, kami ingin memperkuat sumber daya manusia sejak dini, mulai dari ibu hamil, balita, hingga generasi muda, karena mereka adalah aset berharga bagi desa,” tutup Yusuf.

(adv/diskominfokukar/o)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+