Pindah Gerbong Koalisi Gerindra – PKB, Golkar dan PAN Dukung Prabowo Bacapres 2024

Caption: Partai Golkar dan PAN bergabung ke Koalisi Gerindra dan PKB mendukung Prabowo Subianto Sebagai Bacapres, Minggu (13/8) di Museum Proklamasi Jakarta Pusat. (Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Hiruk pikuk jelang Pemilu 2024 kian ramai.

Partai politik (parpol) sedang menjajaki kerjasama politik untuk mengusung Bakal calon presiden (Bacapres).

Terbaru hari Minggu (13/8/2023) di Museum Proklamasi Jakarta, partai Golkar dan PAN merapat ke koalisi Gerindra dan PKB.

Acara tersebut adalah prosesi pemerimaan dua parpol besar di parlemen dan pendukung pemerintahan Jokowi – Ma’ruf Amin. Dimana sebelumnya PBB sudah mendeklarasikan dukungan yang sama.

Dengan begitu, saat ini Bacapres Prabowo Subianto mengumpulkan 265 dari 575 kursi DPR RI yang masuk dalam Koalisi Kebangkitan Indonesia.

Prabowo menjelaskan, terkait bergabungnya Golkar dan PAN adalah murni untuk membawa negara Indonesia lebih adil makmur dan sejahtera.

Ia pun menegaskan, fenomena bergabungnya Golkar dan PAN yang sebelumnya berada di koalisi PDI P, tidak ada sangkut pautnya dengan arahan Presiden Joko Widodo.

“Pak Jokowi adalah orang yang demokratis. Beliau bukan orang yang suka mendikte,” kata Ketum Gerindra Prabowo Subianto saat sesi konferensi pers di lokasi yang sama.

Prabowo menerangkan, sangat berterima kasih dengan bergabungnya dua partai besar tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih. Bagi saya ini suatu kehormatan karena dipercaya untuk melanjutkan pembangunan era Presiden Jokowi – Ma’aruf Amin, selesai,” ujarnya.

Sementara itu, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartanto menjelaskan, pasca naskah singkat kerjasama politik ini.
Bakal ada naskah rumusan kerjasama lanjutan yang melibatkan seluruh unsur koalisi.

“Ini baru awal. Selanjutnya ada pembahasan yang lebih mendalam diatara keempat partai bicara kerjasama politik koalisi ini,” ungkap Airlangga.

Sedangkan Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Zulkifli Hasan menerangkan, bergabungnya PAN ke Gerindra dan PKB murni karena mendukung Prabowo sebagai Bacapres.

“Jadi ini tidak ada hubungannya dengan Presiden Jokowi. Ini berangkat dari kepemimpinan nasional yang tepat. Pak Prabowo figur yang tepat untuk melanjutkan estafet dari pak Jokowi,” bebernya.

Sementara itu, melalui pesan singkat yang beredar di jejaring what’sapp, Sekretaris Jenderal PDI P, Hasto Krisyanto memberikan tanggapan atas bergabungnya Golkar dan PAN mendukung Prabowo Subianto sebagai Presiden 2024.

8 poin pesan itu ditujukan kepada Ketua, Sekretaris dan Bendahara DPD PDI Perjuangan serta Ketua, Sekretaris, dan Bendahara DPC PDI Perjuangan

Menurutnya kemenangan sejati berada ditangan rakyat.

“Kemenangan itu muncul dari pergerakan di akar rumput. Meskipun PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo dikepung, kita terus bergerak krn persatuan dengan rakyat adalah kunci kemenangan,” jelasnya.

Lebih lanjut, PDI Perjuangan membuka ruang kerjasama karena spirit gotong royong dan pada prinsipnya, kerjasama yang dibangun untuk pencalonan Ganjar Pranowo telah memenuhi Presidential Treshold.

“Jadi sejak awal PDI Perjuangan oleh dukungan rakyat bisa mencalonkan sendiri, namun kita terus membuka ruang kerjasama dan sekarang mendapat dukungan dari PPP, Perindo dan Hanura,” kata Hasto lagi.

Saat ini Partai terus bergerak memenangkan Ganjar Pranowo dengan turun ke bawah.

Semangat memenangkan PDI Perjuangan dan Ganjar Pranowo dengan cara menggalang akar rumput, tokoh, pemilih.

Kelima partai koalisi itu, Ganjar disebutnya dikepung atau dikeroyok.

“Maka mari semua bergerak sesuai dengan ruang lingkup kita masing- masing, terima kasih, selamat berjuang,” pungkasnya. (*/Joy)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+