Disdikbud Kaltim Dorong Sektor Pendidikan dengan Distribusi Ratusan Tablet

Caption: Budi Sutrisno, Analis Kinerja Disdikbud Kaltim. (Istimewa)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kalimantan Timur (Kaltim), Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim telah mendistribusikan 486 tablet ke 243 sekolah di 10 kabupaten atau kota di provinsi tersebut.

Tablet-tablet ini ditujukan untuk membantu kepala sekolah dalam mengelola administrasi dan komunikasi dengan dinas pendidikan melalui aplikasi Srikandi, yang merupakan sistem informasi kependidikan dan kebudayaan berbasis digital.

“Kami berharap dengan adanya tablet ini, kepala sekolah dapat lebih mudah dan cepat dalam mengurus surat-menyurat, laporan, dan data-data penting lainnya dengan dinas pendidikan,” ujar Budi Sutrisno, Analis Kinerja Disdikbud Kaltim, saat diwawancarai di kantor Disdikbud Kaltim di Samarinda, belum lama ini.

Menurut Budi, penggunaan tablet ini juga dapat mengatasi masalah yang mungkin timbul akibat penggunaan HP pribadi oleh kepala sekolah, seperti gangguan sinyal, baterai, atau kapasitas penyimpanan.

Budi menambahkan bahwa Disdikbud Kaltim telah melakukan pelatihan dan peluncuran aplikasi Srikandi pada bulan November lalu, namun implementasi penuh masih membutuhkan waktu. Salah satu kendala yang dihadapi adalah proses pendaftaran akun dan pembuatan tanda tangan digital, yang melibatkan kerjasama dengan dinas perpustakaan, kearsipan, dan kominfo.

“Kami berencana untuk mengevaluasi kemajuan penggunaan aplikasi Srikandi di sekolah-sekolah pada akhir tahun ini. Evaluasi ini akan membantu kami dalam menentukan sekolah mana yang telah berhasil menggunakan aplikasi dan mengidentifikasi kendala yang dihadapi sekolah yang masih dalam proses,” tutur Budi.

Budi mengaku optimis bahwa pada akhir tahun ini, sebagian besar sekolah di Kaltim akan dapat memanfaatkan aplikasi Srikandi dengan baik. Ia juga menyatakan bahwa Disdikbud Kaltim siap membantu mengatasi hambatan-hambatan yang mungkin muncul dan akan terus memantau penerapan teknologi di sektor pendidikan agar dapat berjalan dengan lancar. (ADV)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+