ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kendala ekonomi masih menjadi penghalang utama bagi anak-anak di Kutai Kartanegara (Kukar) untuk melanjutkan pendidikan. Untuk mengatasi hal ini, Pemerintah Kabupaten Kukar menggulirkan program Beasiswa Kukar Idaman.
Bupati Kukar Edi Damansyah menegaskan bahwa tidak boleh ada anak di Kukar yang berhenti sekolah karena keterbatasan biaya. “Pastikan seluruh lulusan melanjutkan pendidikan. Jangan sampai ada yang putus sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi,” ujarnya, Selasa (4/3/2025).
Beasiswa Kukar Idaman menyasar siswa dari jenjang SD hingga SMA, serta mahasiswa yang ingin menempuh pendidikan tinggi, baik melalui jalur akademik maupun prestasi. Program ini juga menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam membangun sumber daya manusia unggul.
Selain dukungan biaya, program ini terintegrasi dengan Gerakan Etam Mengaji (GEMA) untuk memperkuat karakter dan nilai keagamaan sejak dini. “Kami ingin memastikan anak-anak Kukar bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” tambah Edi.
Ia optimistis kualitas SDM Kukar akan meningkat jika pendidikan berbasis IPTEK, nilai keagamaan, dan karakter dijalankan secara seimbang.
Dalam lima tahun terakhir, ribuan pelajar dan mahasiswa telah menerima manfaat dari beasiswa ini. Sebagian besar berhasil melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi ternama.
Pemkab juga rutin mengevaluasi program agar bantuan tepat sasaran. “Mari kita bersinergi membangun generasi penerus yang cerdas dan berakhlak. Dengan pendidikan yang merata, Kukar bisa melahirkan SDM unggul,” tutup Edi. (adv/diskominfokukar/o)
