Hari Raya Iduladha, Rutan Sempaja Samarinda Berbagi Hewan Qurban

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Hari Raya Iduladha tahun ini masih diselimuti dengan keprihatinan lataran pandemi Covid-19 belum berakhir.

Meski begitu, tidak mengecilkan niatan Rutan Kelas IIA Samarinda berbagi, dengan melakukan pemotongan 23 hewan kurban.

Hewan kurban itu selain dari sumbangan pihak luar Rutan, juga hasil urunan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan.

Keseluruhannya ada 14 sapi dan 9 kambing. Jumlah hewan kurban tahun ini lebih banyak dibanding Iduladha 2020 lalu sebanyak 15 sapi dan kambing.

“Kami dari panitia berembug, pemotongan hewan kurban ini kami selesaikan dua hari,” ujar Kepala Rutan Kelas IIA Samarinda, Alanta Imanuel Ketaren di kantornya, Jalan KH Wahid Hasyim, Selasa (20/7).

Alanta sapaanya menerangkan, mengacu edaran dari Kemenkumham dan Kanwil Kemenkumham Kalimantan Timur bahwa seiring masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM), Sholat Iduladha dan pemotongan hewan kurban tahun ini ditiadakan.

Kendati demikian, untuk menghargai kepedulian banyak pihak, Rutan Samarinda mendapatkan dispensasi hanya melakukan pemotongan hewan kurban.

Seyogyanya dari luar begitu memperhatikan dan peduli dengan kami, apa mungkin kami tidak melaksanakan pemotongan hewan kurban?” imbuhnya Alanta.

“Kami dari pihak Rutan sudah koordinasi bersama dengan Kanwil untuk melaksanakan pemotongan hewan kurban. Tentu, dengan menerapkan protokol kesehatan sangat ketat. Seperti, ada dari pihak luar masuk Rutan, kami lakukan swab antigen lebih dulu,” tambahnya.

“Untuk Salat Iduladha, tidak kami laksanakan. Seminggu yang lalu, kami sudah sosialisasikan kepada WBP. Alhamdulillah mereka sangat mendukung, mengerti dan memahami untuk melaksanakan sholat Iduladha di kamar masing-masing,” terangnya lagi.

Dijelaskan Alanta, usai dipotong, daging hewan kurban didistribusikan ke banyak pihak diantaranya masyarakat sekitar Rutan, 2 panti asuhan di sekitar Rutan, serta 2 masjid terdekat di sekitar Rutan.

“Kemudian besok kita salurkan juga ke Kanwil, Bapas, Rubasan, hingga Lapas Anak dan Perempuan di Tenggarong. Kami bagikan berkah ke semua masyarakat yang membutuhkan,” ungkap Alanta.

Pemotongan hewan kurban dilakukan antara lain oleh pegawai Rutan dan pengurus masjid di dalam Rutan, dengan menerapkan protokol kesehatan ketat.

Sementara semua warga binaan, menyaksikan dari dalam kamar masing-masing agar tidak memunculkan kerumunan. (*)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+