ADAKAH.ID, SAMARINDA – Selama tiga pekan pertandingan belakangan ini mengalami kekalahan.
Tiga hasil negatif itu saat tim sepak bola terbesar di Kalimantan Timur berhadapan dengan Madura United (MU) Arema Malang dan terakhir Persib Bandung.
Penampilan Pesut Etam julukan Borneo FC Samarinda disebut – sebut telah menurun setelah sebelumnya selama 19 pekan tak terkalahkan.
Bahkan sebagaimana diketahui, memang perolehan poin anak asuh Pieter Huistra berada dipucak papan klasemen BRI Liga 1.
Membuat posisi mereka tidak terkejar klub lainnya.
“Saya tahu itu tidak bagus. Kalah tiga kali berturut-turut tidaklah bagus. Kami kehilangan beberapa pemain inti baik cedera dan membela Timnas U23. Tetapi kami tidak ingin menyalahkan diri kami dengan hal itu. Setelah lama berada dalam level tinggi dengan 19 kali tak mengalami kekalahan, jelas mengambil banyak sekali energi,”kata Pieter saat jumpa media seusai pertandingan dengan Persib (25/4/2024) di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, Jabar.
Lanjut Pelatih asal Belanda itu menyebut, tim asuhannya tidak merasa kecewa dengan 3 kali hasil negatif belakangan ini. Pasalnya kalah atau menang, Borneo FC Samarinda tetap tangguh dan bermental juara untuk menatap hasil maksimal di Championship series.
“Ya, faktanya kami berhasil memenangkan regular series. kami bahagia dan merasa sedikit ringan. Dan ketika kalah, juga ada energi yang hilang. Tapi saya yakin tim ini kuat dan bisa menghadapi championship series. Saya tak takut dengan hal itu,” tegasnya. (Joy)
