Pemkot Samarinda Salurkan Minyak Goreng Murah 6000 Liter ke Warga Lempake

Caption: Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat membantu transaksi minyak goreng di kelurahan Lempake (Adakah.id) (Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Pemerintah kota (Pemkot) Samarinda kembali mendistribusi minyak goreng (migor) curah sebanyak 6.000 liter kepada masyarakat dengan harga Rp14 ribu per liter.

Ribuan liter migor curah tersebut akan disalurkan ke masyarakat melalui pihak kelurahan Lempake, kecamatan Samarinda Utara, Rabu (25/5/22).

Kegiatan ini sekaligus agenda silaturahmi Wali Kota Samarinda, Andi Harun, yang diselenggarakan di Masjid Al-Hikmah dan Pondok Pesantren Rahmatullah di Jalan Sukorejo, RT 40, di kelurahan tersebut.

Orang nomor satu di Samarinda mengatakan, kegiatan hari ini merupakan tindaklanjut untuk membantu masyarakat. Menurutnya harga migor kemasan di pasaran masih sangat tinggi berkisar Rp 25 ribu per liter.

“Sebagaimana yang kita lihat, warga sangat senang, mengapresiasi kegiatan pemkot untuk membantu pengadaan migor di kelurahan Lempake,” ujar Andi Harun kepada awak media.

Minyak goreng curah 6.000 ribu liter ini, lanjut Andi Harun adalah bagian dari alokasi Pemkot Samarinda melalui Perumda Varia Niaga sebanyak 500 ton minyak goreng curah.

AH sapaan akrabnya menegaskan stok migor ini nantinya akan turut diserahkan ke keluaran – kelurahan lain di Samarinda.

“Pokoknya akan berjalan di tahun ini,” tegasnya.

Terpantau langsung, Andi Harun terlibat tranksaski jual – beli migor curah dengan masyarakat dan memasukkan ke wadah migor yang dibeli warga.

Dikonfirmasi ke salah satu warga RT 33 Lempake, Yamiran, mengungkapkan dirinya merasa senang dengan penjualan migor curah murah dari pemerintah.

Yamiran meyebutkan dirinya mendapat informasi penjualan minyak goreng curah melalui ketua RT.

“Saya beli dua liter. Sebelumnya sempat susah mencari, tapi sudah ada. Memang berniat ke sini untuk cari yang murah, tentu saya merasa senang dan terbantu betul lah ya,” ucap Yamiran.

Turut menambahkan, Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Samarinda, Marnabas menjelaskan, pengadaan minyak goreng curah di Kelurahan Lemapke kali ini menindaklanjuti persoalan sebelumnya.

Marnabas menuturkan, alokasi minyak goreng curah dilakukan dengan menggandeng dua pihak. Adalah Perumda Varia Niaga Samarinda, dan PT Rajawali Nusindo yang memiliki pabrik Crude Palm Oil (CPO) di Kota Balikpapan.

“Tugas kami (Dinas Perdagangan) terus melihat daerah mana yang masih kekurangan minyak, atau yang perlu diprioritaskan. Kami arahkan Perumda Varia Niaga dan PT Rajawali untuk distribusi penjualan di sana,” tutupnya. (Sam)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+