Kukar Bangun Pabrik Minyak Makan Merah, Target Operasi Tahun 2029

Kukar Bangun Pabrik Minyak Makan Merah, Target Operasi Tahun 2029. (ist)
Caption: Kukar Bangun Pabrik Minyak Makan Merah, Target Operasi Tahun 2029. (ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA — Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mempersiapkan pembangunan Pabrik Minyak Makan Merah di Desa Kelekat, Kecamatan Kembang Janggut. Proyek ini ditargetkan rampung dalam empat tahun dan menjadi tonggak penting dalam hilirisasi kelapa sawit serta penguatan kemandirian pangan daerah.

Plt Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kukar, Sayid Fatullah, mengatakan bahwa proyek ini lebih dari sekadar pembangunan fisik. “Ini bukan hanya tentang membangun pabrik, tapi menciptakan ekosistem industri yang berdampak luas bagi ekonomi daerah,” ujarnya, Sabtu (15/3/2025).

Sayid menyebut ada beberapa tahapan penting, mulai dari pematangan lahan hibah, perencanaan teknis, studi kelayakan, hingga pengadaan mesin. Ia juga mengakui proyek ini tidak bisa tergesa-gesa, dengan mencontohkan pabrik rumput laut di Muara Badak yang butuh lima tahun hingga beroperasi.

Minyak makan merah dinilai lebih sehat karena mengandung vitamin A dan E, serta lebih terjangkau dibanding minyak sawit rafinasi. Kehadiran pabrik ini diharapkan menstabilkan harga minyak goreng dan membuka peluang bagi UMKM kuliner serta petani sawit.

Disperindag Kukar juga berencana melakukan studi banding ke Deli Serdang, lokasi pabrik minyak makan merah pertama di Indonesia, serta menjalin kerja sama dengan LMMMI dan BPDPKS.

“Proyek ini harus jadi upaya kolektif. Kami ingin memastikan manfaatnya dirasakan oleh seluruh masyarakat Kukar,” tambah Sayid.

Dengan dukungan lintas sektor, Kukar menargetkan pabrik ini menjadi model hilirisasi sawit Kalimantan yang mandiri dan berdaya saing.

(adv/diskominfokukar/o)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+