Komisi I DPRD Sesalkan Masih Ada Aktivitas Tambang Batu Bara Ilegal

Caption: Anggota Komisi 1 DPRD Samarinda, Muhammad Yusran.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dugaan penambangan ilegal batu bara kembali mencuat.

Kali ini ditemukan aktivitas tambang ilegal di daerah Bantuas, Kecamatan Palaran, Kota Samarinda.

Anggota Komisi I DPRD Samarinda, Muhammad Yusran menilai jika terus menerus ada aktivitas tambang ilegal, maka ada kelemahan pada pengawasan yang dilakukan pemkot melalui instansi terkait.

“Harusnya jangan terjadi lagi, dalam artian kita harus memperkuat safety dan mengantisipasi kejadian itu terulang kembali di masa depan,” ucap Yusran hari Jum’at (21/10/2022).

Menurutnya, tambang ilegal dapat merugikan lingkungan. Namun, di sisi lain mampu memutar sektor ekonomi masyarakat sekitar.

“kami berharap jangan sampai ada lagi aset yang diserobot oleh oknum-oknum. Pemerintah harus membenahi, khususnya pada aset milik pemkot karena itu sangat penting,” imbuhnya.

Yusran mengimbau pemkot agar lebih tegas lagi dalam melindungi aset pemerintah, terlebih mengenai penyerobotan yang digunakan sebagai usaha tambang ilegal.

“Pemkot harus mengambil tindak tegas mengenai ini, perlu adanya koordinasi dengan pemerintah dan DPRD agar ke depannya tidak terjadi hal serupa,” tegasnya. (Advetorial)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+