ADAKAH.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Muhammad Samsun, menyoroti kematian massal ratusan ikan toman di perairan Muara Muntai, Kutai Kertanegara. Dia mendorong Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) setempat untuk segera menyelidiki penyebab dari kematian ikan tersebut.
Muhammad Samsun mengatakan, DPRD mengalami keterbatasan dalam melakukan tindakan langsung terkait kasus ini, karena urusan teknis penanganan masalah perikanan menjadi wewenang instansi terkait.
“Paling DPRD hanya mengimbau agar OPD teknis segera bertindak, dan memberikan dorongan maupun pengawasan agar kasusnya selesai,” ujar Muhammad Samsun, Selasa (31/10/2023).
Sementara itu, DKP sedang melakukan uji laboratorium untuk mencari tahu penyebab kematian ikan toman tersebut. Muhammad Samsun menegaskan pentingnya menunggu hasil uji laboratorium tersebut sebelum mengambil langkah selanjutnya.
Hasil dari uji laboratorium akan menjadi kunci untuk menentukan apakah kematian massal ikan toman disebabkan oleh pencemaran atau faktor lainnya.
Politikus asal PDIP itu menekankan perlunya akuntabilitas dalam menangani kasus ini dan bahwa pihak yang mencemari perlu bertanggung jawab atas kerugian yang ditimbulkan.
“Kalau pencemaran siapa yang mencemari. Kalau ada pencemaran harus ada yang tanggung jawab,” pungkasnya.
(adv/dprdkaltim/by)
