HMI Sikapi Ledakan Kapal BBM di Samarinda, KSOP Wajib Awasi Aktivitas Sungai Mahakam

OPINI Ketua HMI Cabang Samarinda, Yani Hariani

ADAKAH.ID, SAMARINDA – 11 februari 2021 terjadi ledakan kapal Tanker bermuatan BBM milik salah satu anggota DPR RI asal Kaltim yaitu PT Barokah Perkasa.

Kejadian ini menjadi catatan penting bagi seluruh masyarakat KALTIM bahwa sudah seharusnya seluruh pemilik usaha baik dalam bidang migas hingga batu bara harus mengedepankan keselamatan masyarakat dan keberlangsungan lingkungan hidup khususnya di Samarinda.

Melalui insiden ini, HMI Cabang Samarinda menilai bahwa masyarakat di sekitar kelurahan Pulau Atas, kecamatan Sambutan sangat dirugikan atas kejadian ini, hal ini karena terjadinya tumpahan minyak sekaligus ledakan di sekitar rumah warga yang hanya berjarak 500 meter dari lokasi ledakan.

Tentu hal ini akan menimbulkan trauma tersendiri bagi masyarakat bahwa pihak perusahaan lalai dalam pengawasan keselamatan kerja di Kapal Tanker tersebut.

Disamping itu, dalam jangka panjang dampak lingkungan sangat tidak dapat dihindarkan karena tumpahan minyak dan ledakan di sungai mahakam itu akan mengganggu habitat yang hidup di dalam sungai, belum lagi ditambah dengan sifat dari minyak yang tidak akan larut didalam air, sehingga akan terjadi pencemaran terhadap air sungai.

Selanjutnya, dampak lingkungan yang turut dirasakan masyarakat sekitar adalah akibat dari ledakan tersebut menghasilkan kepulan asap beracun yang buruk bagi kesehatan manusia.

Persoalan ledakan ini bukan baru saja terjadi di Kaltim, sejak 2012 kasus serupa pernah terjadi dan yang disalahkan hanya nakhoda kapal saja, untuk itu HMI Cabang Samarinda meminta penegak hukum harus memberikan hukuman setegasnya-tegasnya kepada PT Barokah Perkasa.

Selain itu, pihak perusahaan harus memberikan sanksi untuk ganti rugi kepada masyarakat terdampak di sekitar Pulau Atas Kecamatan Sambutan.

Dalam hal ini tentu segenap instansi seperti KSOP Samarinda harus memaksimalkan pengawasan agar kecelakaan di sungai khususnya terjadi kelalaian dalam pemeriksaan sebelum kapal siap berlayar ini tidak terulang kembali.

Berdasarkan pengamatan HMI Cabang Samarinda hal ini terus berulang baik persoalan ponton hampir karam dan menyebabkan tumpahan batu bara, hingga saat ini terjadi ledakan kapal bermuatan BBM yang sangat membahayakan masyarakat.

Ke depannya HMI Cabang Samarinda akan terus mengawal persoalan ini hingga ada titik terang dan akan melakukan observasi lapangan di Pulau Atas, Kecamatan Sambutan untuk melihat apakah ada masyarakat yang mengalami kerusakan akibat ledakan kapal milik PT Barokah Pasifik, anak perusahaan PT Barokah Group. (red) 

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+