ADAKAH.ID, SAMARINDA- Bawaslu Kaltim menggelar dialog publik bertema ‘Ada Apa Dengan Proporsional Tertutup’ di Kedai Setiap Hari Kopi jalan Juanda, Samarinda, Rabu 18 Januari 2022.
Sebagaimana diketahui, wacana tersebut menjadi isu hangat rakyat lebih – lebih partai peserta politik 2024.
Dihadiri sekira seratusan Mahasiswa dari berbagai organisasi dan pemuda di Kaltim.
Direktur Pokja 30, Buyung Marajo dan Akademisi Ida Farida menjadi narasumber diskusi.
Perdebatan Pemilu dengan model proporsional terbuka dan tertutup menjadi isu yang diperbincangkan.
Komisioner Bawaslu Kaltim, Galeh Akbar Tanjung mengatakan pentingnya pengetahuan akan kepemiluan.
“Bawaslu memiliki kepentingan, yang pertama ingin mengedukasi masyarakat bahwa isu Pemilu bukan hanya isu parlemen tapi menjadi isu yang harus diakses masyarakat,” ucap Galeh sapaannya.
Galeh juga berpesan semua pihak untuk mengawal demokrasi berjalan sesuai peraturan perundang-undangan.
“Kita semua mempunyai kepentingan mengawal demokrasi yang lebih baik untuk bangsa ini,” jelas Galeh.
Terkait sistem terbuka atau tertutup, Galeh menegaskan pihaknya hanya menjalankan sistem yang telah disepakati.
“Bawaslu tidak memiliki hak untuk memilih terbuka atau tertutup (proporsional), kami hanya menjalankan sistem yang telah disepakati dalam undang-undang,” tutupnya. (*)
