DPRD Kaltim Soroti Kebakaran Hotel Atlet Samarinda, Minta Pemprov Perketat Pemeliharaan Aset

DPRD Kaltim Soroti Kebakaran Hotel Atlet Samarinda, Minta Pemprov Perketat Pemeliharaan Aset.(ist)
Caption: DPRD Kaltim Soroti Kebakaran Hotel Atlet Samarinda, Minta Pemprov Perketat Pemeliharaan Aset.(ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Kebakaran yang melanda Hotel Atlet di Komplek Stadion Kadrie Oening, Samarinda, beberapa waktu lalu, memicu perhatian serius dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Timur (Kaltim). Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menilai insiden ini menjadi alarm lemahnya sistem pemeliharaan aset milik pemerintah daerah.

Sapto yang hadir langsung di lokasi kejadian menuturkan, gedung pemerintah yang dibangun dari anggaran rakyat semestinya dirawat dengan standar keamanan tinggi. Ia menekankan pentingnya evaluasi menyeluruh oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim terhadap sistem pengelolaan aset publik.

“Pemeliharaan yang sering diabaikan harus menjadi perhatian utama. Ini adalah aset pemerintah yang dibangun oleh rakyat,” ujarnya, Sabtu (26/7/2025).

Sebagai Ketua Pengurus Provinsi (Pengprov) Kurash, Sapto saat itu sedang menghadiri Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kurash di Gedung Serba Guna Stadion Kadrie Oening. Menurutnya, peristiwa ini menjadi pengingat agar Pemprov Kaltim tidak hanya fokus pada pembangunan fisik bernilai besar, tetapi juga pada perawatan yang terjadwal.

Ia mendesak agar Pemprov menyiapkan anggaran khusus pemeliharaan rutin, disertai audit teknis berkala. “Pemeliharaan harus dilakukan setiap tiga bulan dengan jadwal yang jelas untuk memastikan aset Pemprov tetap dalam kondisi prima,” tegasnya.

Sapto juga mengimbau publik untuk tidak berspekulasi terkait penyebab kebakaran sebelum hasil investigasi resmi dirilis pihak berwenang. Saat ini, penyelidikan masih berlangsung, termasuk penghitungan kerugian akibat insiden tersebut.

Menurutnya, Hotel Atlet Samarinda memiliki peran strategis sebagai fasilitas pendukung kegiatan nasional, terutama olahraga dan event besar lainnya. Oleh karena itu, standar keamanan dan fungsinya harus benar-benar optimal.

“Gedung seperti ini harus dikelola dengan serius. Jika memang untuk event besar, standar keamanannya juga harus maksimal,” pungkasnya.

(adv/dprdkaltim/o)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+