ADAKAH.ID, SAMARINDA – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kaltim mengundang Forum Perangkat Daerah. Terutama seluruh pejabat DPMPTSP kabupaten/kota di Kaltim. Kegiatan dalam rangka memetakan peluang investasi, perizinan, dan program strategis lainnya itu, berlangsung di Lantai 16 Hotel Golden Tulip Balikpapan, beberapa waktu lalu.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan visi dan misi dalam menyusun program kerja perizinan 2024. Selain itu setiap kabupaten/kota didorong memiliki target yang real dalam meningkatkan perizinan dan investasi. Hal itu menjadi catatan saat DPMPTSP menyusun program kerja perizinan 2024 bersama kabupaten/kota se-Kaltim.
Sebelum penyusunan program kerja, ada pengarahan dari Staf Ahli Gubernur Kaltim Bidang III SDA, Perekonomian Daerah, dan Kesra, Christianus Benny. Serta Plt Kepala Biro Perencanaan Program dan Anggaran Kementerian Investasi/BKPM RI Hesti Lestari.
Hesti Lestari melalui video conference (vicon) mengatakan, penyusunan program kerja harus punya target dan disesuaikan dengan anggaran yang tersedia. Setelah tanya jawab seputar penyusunan program kerja, dilanjutkan pemaparan program kerja oleh 5 kepala bidang (Kabid) DPMPTSP Provinsi Kaltim.
Kelima kabid itu, yakni Kabid Perencanaan dan Pengembangan Iklim Penanaman Modal Riawati. Kabid Layanan Perizinan dan Non Perizinan Rachmadian Noviansjah. Ada Kabid Promosi Penanaman Modal Arie MN Oetomo. Kabid Pengendalian Pelaksanaan Surya Saputra dan Kabid Pengaduan dan Informasi Perizinan Charlina.
Sementara itu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala DPMPTSP Provinsi Kaltim Noer Adenany mengatakan, selesai pemaparan, para pejabat kabid menandatangani berita acara kesepakatan pelaksanaan program kerja 2024.
Kesepakatan itu isinya menyepakati program dan kegiatan prioritas dan indikator kinerja. Yang disertai target dan kebutuhan pendanaan yang disesuaikan dengan usulan forum perangkat daerah provinsi, kabupaten, dan kota.
Yang mana hasilnya menyepakati rancangan kerja (ranja) DPMPTSP Provinsi Kaltim. Hasilnya ini selanjutnya dijadikan bahan penyempurnaan rancangan Rencana Kerja Perangkat Daerah (RKPD) Provinsi Kaltim 2024.
“Alhamdulillah acara lancar, semoga semua program kerja 2024 dilaksanakan dengan baik dan mencapai target. Agar apa yang menjadi amanah dari Gubernur Kaltim Bapak Isran Noor dan Wakil Gubernur Kaltim Bapak Hadi Mulyadi, dapat kita realisasikan,” ujar Noer Adenany.
Dirinya berharap, jika semua program yang sudah dirancang mampu direalisasikan. Sejalan dengan tujuan Isran-Hadi untuk mewujudkan Kaltim Berdaulat. Mengingat salah satu visi dalam misi Kaltim Berdaulat adalah membangun kekuatan ekonomi masyarakat dan daerah yang mandiri.
(adv/dpmptspkaltim/*)
