Dispora Kukar Adakan Pelatihan Barista, Barbershop, dan Tata Boga

Aji Ali Husni, Kepala Dispora Kukar, saat penyerahan hadiah kepada pemenang lomba tata boga. (Foto/ist)
Caption: Aji Ali Husni, Kepala Dispora Kukar, saat penyerahan hadiah kepada pemenang lomba tata boga. (Foto/ist)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Untuk meningkatkan kapasitas pemuda Kukar, Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kukar telah meluncurkan serangkaian pelatihan keterampilan di bidang Barista, Barbershop, dan Tata Boga. Program ini, dirancang untuk membekali 45 pemuda dengan keahlian yang diperlukan untuk memulai dan mengelola usaha mereka sendiri.

Abrani, Ketua Panitia Pelaksana, mengungkapkan bahwa peserta pelatihan merupakan wakil dari berbagai desa dan kelurahan di Kukar. Mereka terbagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan minat mereka pada bidang tertentu: Barista (15 orang), Barbershop (20 orang), dan Tata Boga (10 orang).

Instruktur dari Lembaga Pendidikan dan Pelatihan EI Rahma Samarinda dan Tenaga Ahli Klinik WPM Dispora Kukar memberikan pelatihan intensif. Program ini tidak hanya berhenti pada pelatihan, tetapi juga mencakup pendampingan berkelanjutan melalui inisiatif ‘Sekam Saharing’ (Selasa Kamis Sharing), yang bertujuan untuk mendukung peserta dalam menjalankan usaha mereka.

Aji Ali Husni, Kepala Dispora Kukar, menekankan bahwa inisiatif ini adalah bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan kompetensi pemuda dan mengatasi masalah kemiskinan. “Kami berharap pelatihan ini akan membuka jalan bagi pemuda untuk memiliki usaha yang berkelanjutan dan mandiri,” kata Aji.

Menurut Aji, program ini bermula dari usulan yang muncul dalam Musrenbang di tingkat desa dan kelurahan, yang kemudian direspon oleh Dispora sebagai OPD teknis. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kualitas hidup keluarga yang rentan terhadap kemiskinan.

Aji berharap para peserta dapat memanfaatkan pelatihan ini secara maksimal untuk mengembangkan dan mempertahankan usaha mereka. Dengan dukungan dari pemerintah desa dan kecamatan, diharapkan usaha-usaha ini akan terus berkembang.

Program pelatihan ini adalah bagian dari inisiatif Rumah Besar Pengentasan Kemiskinan (RBPK) yang diharapkan akan membantu pemuda Kukar mencapai kemandirian ekonomi dan memperkuat fondasi ekonomi lokal.

(ADV/HI)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+