• Berita
  • Arena
  • Cetak Sejarah, Indonesia melaju ke babak 8 besar Piala Asia U-23 AFC

Cetak Sejarah, Indonesia melaju ke babak 8 besar Piala Asia U-23 AFC

Caption: Timnas Garuda U-23 - Istimewa(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA -Cetak Sejarah, Indonesia resmi melaju ke babak 8 besar Piala Asia U-23 AFC setelah membantai Yordania dengan skor telak 4-1 atas keunggulan Garuda Muda.

Indonesia snediri duduk di peringkat kedua grup dan mendampingi Qatar untuk melaju ke fase knock out Piala Asia U-23 AFC. Sedangkan Yordania harus puas menjadi juru kunci grup A.

Bertempat di Abdullah bin Nasseer bin Khalifa Stadium,laga penyisihan grup A Piala Asia U-23 AFC digelar. Wasit asal Kuwait, Ammar Askhanani ditunjuk sebagai pengadil pada laga ini.

Di menit-menit awal pertandingan ini kedua tim bermain dengan terbuka , sama-sama mencoba menguasai jalannya pertandingan. Jual -beli serangan dipertontonkan oleh anak-anak muda ini dalam kompetesi tertinggi di benua kuning.

Pada menit ke- 14 Struick berhasil melepaskan tendangan on target ke jala gawang Yordania , namun tendangannya tepat mengarah Kiper Yordan, Ahmad Juaidi. Keran gol tercipta pada menit ke-20 setelah Wasit Ammar Askhanani menunjuk memberikan hadiah penalti kepada Indonesia setelah Struick dilanggar di kotak terlarang. Marselino Ferdinan ditunjuk sebagai Algojo dan mampu menyelesaikannya dengan baik setelah berhasil mengecoh Ahmad Juaidi. Skor 1-0 atas keunggulan Garuda Muda.

Menit ke-33 tendangan set pieces dari Witan Sulaiman berhasil membuat Kiper Yordan ketar-ketir karena tendangan yang cukup mengancam bagi gawangnya.Memasuki menit ke-40 Stadion kian bergemuruh, kerja sama yang apik diperlihatkan oleh Marselino, Rizky Ridho dan Witan dan berbuah gol dari kaki kiri Witan Sulaiman. Skor menjadi 2-0 atas keunggulan Indonesia. Pasca dua gol ini, pemain Yordania tampak frustasi, pada menit ke-43 kartu kuning pertama dalam laga ini dikeluarkan atas nama Aon Al Maharmeh karena menahan bola setelah melanggar Marselino. Pada babak pertama ektra time yang diberikan sebanyak delapan menit. Hingga wasit meniup pluit panjang tanda paruh waktu turun minum, Indonesia berhasil memimpin dengan skor 2-0.

Memasuki babak kedua, permainan Indonesia jauh lebih defensif. Bak seperti anak asuh Jose Mourinho, skuad Garuda Muda sangat disiplin dalam pertahanan. Menit ke-58 Justin Hubner melakukan penyelamatan gemilang setelah memblock tendangan Aref Haitham yang sedang berdiri bebas di dalam kotak penalti.

Marselino & Witan – Istimewa

Gol ketiga tercipta pada menit ke-69 setelah Marselino Ferdinan mencatatkan namanya lagi di papan skor dari kerjasama apik antara witan dan Marselino. Skor 3-0 atas keunggulan Indonesia. Menit ke-73 Ernando menunjukan kelasnya sebagai kiper utama Timnas, Pemain asal Persebaya ini melakukan penyelamatan ciamik yang membuat jala gawang Indonesia belum robek sampai sejauh ini.
Namun sayang pada menit ke-78 Justin Hubner salah mengantisipasi tendangan pemain Yordan yang membuat Ernando Ari tak mampu membaca arah bola sehingga terjadi gol bunuh diri. Skor menjadi 3-1.

Dengan skor sebesar ini permainan Timnas kita jauh lebih tenang dan lebih solid, terbukti pada menit ke-85 Komang Teguh menambahkan pundi-pundi gol Indonesia, setelah menerima dengan baik lemparan jauh khas Pratama Arhan dengan sundulan yang tak mampu ditepis lagi oleh Ahmad Juaidi. Skor 4-1 atas keunggulan Indonesia.

Menit ke-88 Ernando Ari harus ditarik keluar karena dikhawatirkan akan mengalami cidera yang cukup serius dan digantikan oleh Adi Satrio. Hingga pluit panjang dibunyikan tanda berakhirnya pertandingan, skor 4-1 menjadi hasil akhir yang memuaskan bagi Indonesia. (Kal El)

.

MASUKAN KATA KUNCI