ADAKAH.ID, SAMARINDA – Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kalimantan Timur menyatakan siap menggelar pelantikan kepengurusan, serta Musyawarah Daerah (Musda) di dua kabupaten dalam waktu dekat. Langkah ini menjadi bagian dari konsolidasi organisasi untuk memperkuat soliditas pemuda di Benua Etam.
Ketua KNPI Kaltim, Andre Afrizal mengatakan saat ini pihaknya tengah menyusun struktur kepengurusan dan mempersiapkan agenda pelantikan, sebelum melanjutkan dengan program-program organisasi.
“Kami sedang melakukan penyusunan kepengurusan dan segera melakukan pelantikan. Selanjutnya akan disusun kegiatan dengan pengurus yang baru,” kata Andre disela kegiatan Inagurasi/pelantikan GP Ansor Kaltim, Minggu (25/1/2026).
Andre menegaskan, konsolidasi menjadi fokus utama KNPI Kaltim guna menyatukan berbagai elemen pemuda dan organisasi kepemudaan (OKP) di bawah kepemimpinannya.
“Konsolidasi ini penting agar pemuda di Kaltim bisa solid dan bergerak bersama di bawah KNPI Kaltim,” ujarnya.
Terpilih Aklamasi di Musda
Terlepas dari berbagai isu yang berhembus, termasuk soal kedekatannya dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud, Andre diklaim terpilih secara sah melalui mekanisme organisasi. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) KNPI Kaltim yang digelar di Hotel Gran Senyiur, Balikpapan, pada 20 September 2025 lalu, secara aklamasi memilih Andre Afrizal sebagai Ketua KNPI Kaltim periode 2025–2028, meski sempat diwarnai dinamika dan keributan.
Menyatukan pemuda dari berbagai latar belakang OKP bukanlah pekerjaan mudah. Namun, berbekal pengalaman memimpin KNPI Kota Balikpapan, ia optimistis mampu membangun soliditas di tingkat provinsi.
Ke depan, Andre menegaskan KNPI Kaltim akan menjalankan program-program yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.
“Kami akan mengadopsi dan mengembangkan program yang sudah kami jalankan di KNPI Balikpapan, lalu diterapkan di tingkat provinsi,” katanya.
Dinamika KNPI Nasional
Dinamika di tingkat nasional turut berdampak pada polarisasi KNPI di daerah. Saat ini, terdapat beberapa versi kepemimpinan KNPI di tingkat pusat, di antaranya:
- Saad Budiman Lubis (hasil KLB Surabaya 2026)
- Dr. H. Ali Hanafiah
- Ryano Panjaitan
- Haris Pertama
Terkait kondisi tersebut, Andre menegaskan KNPI Kaltim akan tetap tunduk dan patuh pada mekanisme organisasi serta arahan dari pusat sesuai AD/ART.
“Saya menunggu instruksi dari pusat. Arahan itulah yang akan kami jalankan,” ujarnya.
Dalam rangka penyatuan pemuda, Andre menyebut konsolidasi telah dilakukan di sejumlah daerah, seperti Penajam Paser Utara (PPU), Balikpapan, Samarinda, Bontang, Kutai Timur, Kutai Kartanegara, Mahakam Ulu, dan Berau.
“Sementara yang akan segera Musda adalah Kabupaten Paser dan Kutai Barat,” pungkas Andre. (*)
