ADAKAH.ID, SAMARINDA – Tanggal 1 Mei, merupakan hari bersejarah bagi buruh di seluruh dunia. Pekerja merupakan unsur penting dunia ini, wabilkhusus roda industri.
Adalah Mayday, momentum yang di setiap tahunnya diperingati buruh atau pekerja di seluruh dunia. Seperti tahun 2022 ini, Partai Buruh di Indonesia menggelar aksi peringatan serentak se nasional, yang dinamai Mayday Fiesta.
Namun demikian, lantaran 1 Mei bertepatan dengan malam Idulfitri 2022, maka kemudian Partai Buruh menggelarnya pada 14 Mei 2022.
Ketua Partai Buruh, Said Iqbal membeberkan, bahwa Mayday Fiesta akan dilakukan di 50 kota di Indonesia. Beberapa diantaranya Surabaya, Batam, Semarang, Samarinda Makassar, Medan, Bengkulu, Pekanbaru, Banjarmasin, Palangka Raya, Ternate, Papua, Mataram NTB, Gorontalo, dan kota-kota besar lainnya.
“May Day Fiesta ini akan dilakukan di 50 kota industri dan kota-kota pertanian,” kata Said Iqbal di depan gedung DPR RI, mengutip Tribunnews, Sabtu (14/5/22).
Dari infomasi yang dihimpun, Mayday Fiesta dilaksanakan di Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta. Namun demikian, massa Partai Buruh, bergerak dari Gedung DPR RI menuju lokasi.
Sehari sebelumnya, 13 Mei, Said Iqbal menyebutkan Partai Buruh akan melibatkan 100 ribu massa dalam gelaran Mayday Fiesta. Kendati harus menaati protokol kesehatan, hanya 50 ribu yang akan ikut Mayday Fiesta.
“Mereka berasal dari DKI, Jabar, dan Banten,” ungkap Said, dikutip dari Kompas, Jumat (13/5/2022)
Puluhan ribu massa tersebut terdiri dari anggota Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI), Konferderasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Konferderasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI), dan Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI), Serikat Petani Indonesia (SPI), dan organisasi lainnya.
Dalam Mayday Fiesta 2022 ini, partai politik berlambang padi dan mengusung warna oranye itu menyuarakan 18 tuntutan, yang diangkat seluruh cabang partai.
Berikut ini 18 tuntutan Partai Buruh, diantaranya:
- Tolak Omnibus law UU Cipta Kerja.
- Turunkan harga bahan pokok (minyak goreng, daging, tepung, telur, dll), BBM, dan gas.
- Sahkan RUU PPRT, tolak revisi UU PPP, tolak revisi UU SP/SB.
- Tolak upah murah.
- Hapus outsourcing.
- Tolak kenaikan pajak PPn.
- Sahkan RPP Perlindungan ABK dan Buruh Migran.
- Tolak pengurangan peserta PBI Jaminan Kesehatan.
- Wujudkan kedaulatan pangan dan reforma agraria.
- Stop kriminalisasi petani.
- Biaya pendidikan murah dan wajib belajar 15 tahun gratis
- Angkat guru dan tenaga honorer menjadi PNS.
- Pemberdayaan sektor informal.
- Ratifikasi Konvensi ILO Nomor 190 tentang Penghapusan Kekerasan dan Pelecehan di Dunia Kerja.
- Driver ojek online adalah pekerja, bukan mitra kerja yang tidak jelas hubungan kerjanya.
- Laksanakan Pemilu tepat waktu 14 Februari 2024 secara jurdil dan tanpa politik uang.
- Redistribusi kekayaan yang adil dengan menambah program jaminan sosial (jaminan makanan, perumahan, pengangguran, pendidikan, dan air bersih).
- Tidak boleh ada orang kelaparan di negeri yang kaya. (Sam)
