Beragam Kasus Pelajar Samarinda Jadi Perhatian Anggota Dewan

Caption: Anggota DPRD Samarinda, Sani Bin Husain.(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda Sani Bin Husain mengungkapkan keprihatinan mendalam terhadap meningkatnya peristiwa kekerasan di sekolah.

Kasus yang terjadi, yakni pelecehan seksual, intimidasi, dan penyalahgunaan zat terlarang.
Untuk itu, Sani sapaannya mendesak sekolah untuk bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Samarinda merancang strategi pencegahan yang efektif.

“Kita harus bersatu padu dalam menghadapi dan mencegah kekerasan yang kian memprihatinkan,”kata Sani (15/3).

Politisi PKS itu juga menyoroti tanggung jawab orang tua dalam menjaga anak-anak dari ancaman kekerasan. Dia meimbau agar orang tua lebih proaktif dalam mengawasi dan mendidik anak-anak, serta memastikan komunikasi yang sehat dan konstruktif.

“Kekerasan dalam bentuk apapun bisa merusak psikologi dan masa depan anak kita. Orang tua memiliki peran krusial dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman,” tegasnya.

Dengan langkah-langkah ini, Sani berharap akan terjadi penurunan signifikan dalam kasus kekerasan anak di Samarinda.

“Harus ada langkah tepat menyelesaikan persoalan ini,” ungkapnya. (Adv)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+