ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Di tengah tantangan yang kian kompleks, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kukar memperlihatkan sinergi yang kuat antara kecamatan dan desa dalam mengatasi stunting. Camat Tego Yuwono, dengan semangat kolaborasi, menggarisbawahi pentingnya data akurat sebagai fondasi kerja sama yang efektif.
“Data menjadi kunci. Kita harus tanggap terhadap setiap detail,” ucap Tego, menggambarkan kerja sama yang kini semakin solid. Sinergi ini menjadi penopang utama bagi pemerintah daerah untuk memastikan pembagian tugas yang efisien dan efektif, pada Senin (22/4/2024).
Dalam pertemuan strategis terkini, Tego mengumumkan pembagian peran yang jelas antara desa dan kecamatan, menetapkan batas tugas dan intervensi yang spesifik.
“Kita undang partisipasi desa untuk aktif memonitoring aktivitas di posyandu,” ujarnya, menekankan pentingnya pengawasan yang ketat untuk mencapai tujuan penanggulangan stunting.
Tego juga menyoroti peran vital penanganan stunting dalam siklus kehidupan, termasuk proses pernikahan, dengan memastikan kesehatan remaja yang hendak menikah. Langkah strategis lainnya adalah pemetaan penyebab stunting.
“Kita harus mengenal akar masalah untuk menyelesaikannya,” tegas Tego.
Kecamatan Tenggarong Seberang berkomitmen untuk terus mengawasi asupan nutrisi ibu hamil dan anak-anak yang terdampak stunting. Tego berambisi menghadirkan inovasi di posyandu, membuatnya lebih menarik dan ramah bagi ibu dan anak-anak.
“Partisipasi di posyandu adalah kunci sukses kita,” tutup Tego.
(ADV/HI)
