ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Dalam sebuah langkah maju menuju revitalisasi budaya dan seni di Tenggarong, Bupati Kukar, Edi Damansyah, mengumumkan penyelesaian pembangunan Bundaran Menara Tuah Himba.
Proyek tersebut diharapkan menjadi lokasi baru Pasar Seni Kukar yang lebih representatif dan modern. “Pembangunan ini merupakan bagian dari inisiatif besar kami untuk memperindah pusat kota dan menciptakan ruang rekreasi baru bagi masyarakat,” kata Bupati Edi.
Menara Tuah Himba, yang sebelumnya dikenal sebagai Central Business District, telah resmi berganti nama menyambut tahun baru 2023-2024. “Kami berkomitmen untuk memperkaya pusat kota dengan keindahan dan fungsi yang lebih luas, termasuk sebagai tempat rekreasi yang dapat dinikmati oleh seluruh warga,” ujar Bupati Edi.
Pasar Seni, yang selama ini menjadi pusat kegiatan seni dan budaya di Kukar, diharapkan akan mendapatkan fasilitas yang lebih baik di lokasi baru ini. “Setelah pembangunan bundaran ini selesai, Pasar Seni akan kami pindahkan ke sini. Ini akan meningkatkan daya tarik dan aksesibilitas bagi pengunjung,” tambah Bupati Edi.
Pemindahan Pasar Seni ini diharapkan dapat mengembalikan kejayaan Tenggarong sebagai pusat budaya, dengan menekankan pada ekonomi kreatif dan ekonomi mikro yang mendukung masyarakat. “Kami ingin menghidupkan kembali Tenggarong sebagai kota budaya yang mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif dan mikro masyarakat kita,” pungkas Bupati Edi.
Dengan pembangunan yang hampir selesai, Menara Tuah Himba siap menjadi ikon baru Tenggarong dan pusat kegiatan sosial dan budaya yang dinamis. Inisiatif ini tidak hanya akan memperkaya kehidupan sosial dan budaya masyarakat Kukar, tetapi juga diharapkan dapat memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal melalui sektor ekonomi kreatif.
Proyek ini juga diharapkan dapat menjadi magnet bagi wisatawan dan pengunjung dari berbagai daerah, yang akan membawa dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami berharap Menara Tuah Himba akan menjadi destinasi wisata budaya yang tidak hanya menarik bagi warga lokal, tetapi juga bagi pengunjung dari luar daerah,” harap Bupati Edi.
Dengan pembukaan Menara Tuah Himba, diharapkan akan tercipta peluang baru bagi para pelaku ekonomi kreatif untuk berkembang dan menampilkan karya-karya mereka kepada publik.
“Ini adalah kesempatan bagi para seniman dan pengrajin kita untuk menunjukkan bakat dan kreativitas mereka,” kata Bupati Edi.
(Adv/HI)
