ADAKAH.ID, SAMARINDA – Baharuddin Demmu, Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Timur, kembali menggelar sosialisasi wawasan kebangsaan yang ketiga kalinya untuk tahun 2024. Agenda ini diadakan di Desa Sebuntal, Kecamatan Marang Kayu, Kutai Kartanegara, pada Minggu (17/3/2024).
Dalam sambutannya, Demmu menekankan pentingnya pemahaman nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara. “Empat pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika, harus menjadi landasan dalam setiap aspek kehidupan,” ujar Demmu.
Demmu menerangkan, agenda ini bertujuan untuk memastikan bahwa wawasan kebangsaan tidak hanya dipahami, tetapi juga diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya di Desa Sebuntal.
“Saya berharap sosialisasi ini dapat memperkuat semangat nasionalisme dan persatuan di tengah masyarakat,” ungkapnya.
Dua akademisi hukum, Dr. Haris Retno Susmiyati dan Siti Rahma, hadir sebagai pembicara. Mereka memberikan penjelasan mendalam tentang wawasan kebangsaan. Siti Rahma mengajak masyarakat untuk menginternalisasi nilai-nilai Pancasila pasca-pemilu. “Kita harus bersatu padu kembali, mengedepankan semangat Pancasila,” tutur Rahma.
Dr. Haris Retno menambahkan, persatuan Indonesia terwujud melalui toleransi antarwarga negara yang beragam. “Indonesia kaya dengan keberagaman suku, agama, dan keyakinan. Inilah yang harus kita jaga melalui sikap toleransi,” ungkapnya.
Setali tiga uang, Demmu mengatakan sosialisasi ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai kebangsaan tetap relevan dan penting, bahkan di bulan Ramadan. Demmu berharap masyarakat dapat menjalankan kehidupan berbangsa dan bernegara dengan lebih harmonis, menjunjung tinggi semangat nasionalisme dan persatuan.
“Serta menjadi contoh toleransi dan keberagaman yang menjadi kekayaan bangsa,” pungkasnya. (HI)
