ADAKAH.ID, SAMARINDA – Ilmu pengetahuan menjadi kunci kemajuan suatu bangsa. Ia membebaskan dari kungkungan pembodohan, sekaligus mendorong maju kesadaran individu dan kolektif masyarakat.
Pendidikan bukan hanya memelihara suatu peradaban. Namun juga mampu membinasakan seperti penemuan Bom Atom Enstein di perang dunia kedua.
Kendati begitu, dari ilmu pengetahuan itulah manusia dan masyarakat terjerahkan.
Sabtu 24 September 2022 kemarin, lima saudara Bani Mas’ud yakni, Hasanuddin, Rudy dan Rahmad, Yuliana dan Siti Aisyah. Sementara ketiga saudara laki – laki Mas’ud itu memperoleh gelar Magister (S2) nya di Universitas Mulawarman (Unmul) setelah menjalani proses akademik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Ketiganya di wisuda secara langsung di GOR 27 September.
Syukuran digelar keluarga Bani Mas’ud di Hotel Selyca Samarinda.
Kepada awak media ini, Hasanuddin Mas’ud mengatakan keberhasilannya menyelesaikan studi itu adalah pesan kedua orangtuanya sejak usia dini. Dibarengi dengan kerja keras mulai dari bawah. Delapan saudara Mas’ud sukses menjadi kekuatan ekonomi dan politik saat ini di Kaltim. Dibuktikan dengan adanya core bisnis Minyak, Pelayaran dan Transportasi di kota Balikpapan dan Berau.
“Pendidikan itu nomor 1, kami tidak diajarkan orang tua untuk mencari materi dulu, tapi selesaikan dulu sekolah,” kata Hasan sapaannya.
Ketua DPRD Kaltim sisa masa jabatan itu menyebut sebenarnya telah menyelesaikan studi pada 2020 silam.
“Karena waktu dan kondisi saat itu pandemi Covid-19, kami menunggu wisuda secara tatap muka. Kalau acara ini juga dibuat dadakan,” ungkapnya.
Sebagai informasi, Hasan mengenyam pendidikan sarjananya di Fakultas Kehutanan Unmul. Hasan juga memberikan motivasi kepada para mahasiswa terlebih Unmul untuk terus belajar dan memberikan karya terbaik bagi daerah dan masyarakat luas.
“Setiap tahun, alumni Unmul ini hampir seribu – duaribu diwisuda. Saya berharap kedepan bersama teman – teman alumni – alumni ini menjadi tuan rumah di daerah sendiri. Kita lihat sendiri, ada banyak alumni dari luar yang mengisi peran penting,” imbuhnya.
Ditambahkan Rudy Mas’ud, ia bersama dua saudaranya itu akan melanjutkan jenjang pendidikan tinggi Strata-3 (S3) guna mengambil gelar Doktor.
“Kami akan masuk ekonomi di Universitas Mulawarman lagi, karena kami cinta Kaltim,” ucap Rudy.
Sementara itu, Wali Kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud, menyampaikan alasan lain. Ia menuturkan, pendidikan merupakan salah satu perintah agama, selain juga secara formal sangat penting.
“Artinya pendidikan tidak mengenal batasan, tidak mengenal umur. Ilmu harus kita kejar. Dan kami ini panutan di daerah maka kami berkewajiban harus komitmen dulu dengan pendidikan, baru kami bisa menjadi contoh panutan bagi masyarakat,” jelasnya. (Joy)
