ADAKAH.ID, SAMARINDA – Indonesia masih belum bebas dari Pandemi Covid-19, dibuktikan dari peningkatan kasus Varian baru Omicron BA.4 BA.5.
Plt Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim, Setyo Budi Basuki membenarkan bahwa varian baru virus tersebut telah menginfeksi enam orang di Balikpapan, Kalimantan Timur (Kaltim).
“Benar, jadi sampel yang kami terima ada enam yang sudah terkonfirmasi BA.5. Enam orang ini dari Balikpapan semua. Mereka adalah pekerja,” kata Plt Kadiskes saat dikonfirmasi, Selasa (12/7/2022) lalu.
Merespon hal tersebut, Wali Kota Samarinda, Andi Harun kembali mengimbau seluruh warga Kota Tepian untuk tidak menganggap remeh varian baru Omicron Covid-19 tersebut.
Andi Harun mendorong antisipasi dini kepada masyarakat untuk kembali memakai masker baik di dalam maupun luar ruangan.
“Pesan menggunakan masker ini merupakan intruksi langsung dari bapak Presiden (Jokowi) karena melihat kasus lonjakan Covid-19 mulai terjadi di beberapa kota di Indonesia. Termasuk salah satunya Kota Balipapan yang sejak dua hari lalu masuk sebagai zona merah,” ujar wali kota, Selasa (19/7/2022).
Saat ini, lanjut AH sapaan akrabnya, sudah ada 15 kasus yang terdeteksi di Kota Samarinda. Sehingga dengan patuh protokol kesehatan Covid-19 diharapkan bisa memberikan perlindungan maksimal saat kasus aktif Covid-19 meningkat.
“Pesan bapak Presiden saat ini simpel aja, tidak lagi pencegahan dengan langkah 5 M atau 3 M, melainkan cukup menggunakan masker dan menurut saya ini tidak berat demi kebaikan kita bersama,” imbaunya.
Setali tiga uang, penggagas jargon Berani Berubah itu juga mengajak masyarakat untuk berdoa agar warga Kota Samarinda bisa terjaga imunitas tubuh dan kesehatannya serta terhindar dari wabah penyakit berbahaya.
“Sehingga pemerintah tidak perlu lagi mengeluarkan kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang dapat menganggu ruang gerak ekonomi masyarakat,” tegasnya. (Sam)
