Misterius, Pelaku Penembakan Rumah Warga Kelurahan Kulaba Ternate Belum Terungkap

Penembak rumah warga di Kelurahan Kulaba, Kecamatan Ternate Barat, Lota Ternate masih misterius
Caption: Penembak rumah warga di Kelurahan Kulaba, Kecamatan Ternate Barat, Lota Ternate masih misterius (ilustrasi/ist) (Adakah.id)

ADAKAH.ID, TERNATE – Sudah hampir satu minggu berlalu, pelaku penembakan rumah warga di Kelurahan Kulaba, Kecamatan Ternate Barat, Kota Ternate, Maluku Utara, masih dalam tahap penyelidikan.

Beruntungnya tidak ada korban dalam peristiwa tersebut. Namun, di dalam rumah tersebut, terdapat 12 orang, terdiri dari 6 orang berusia dewasa dan 6 lainnya masih anak-anak.

Rahdi Anwar, salah seorang yang berada di dalam rumah, mengatakan memang tak ada korban. Namun, akibat peristiwa tersebut ia sekeluarga merasa takut untum beraktifitas di luar rumahnya.

Kepada Adakah.id, Rahdi menceritakan kronologi peristiwa terjadi hari Selasa (6/12/2022) sekitar pukul 05.00 WIT. Saat itu ia bersama beberapa orang keluarganya tengah mengupas kulit kelapa untuk dijual.

Kemudian, terdengar ledakan keras dari luar masuk ke rumahnya. Penasaran dengan asal suara tersebut, Rahdi pun memastikan, dan didapati bekas peluru telah menembus rumahnya hingga ke dalam dapur.

“Tiba-tiba ada bunyi tembakan yang mengenai tepat pada wajan yang ada di dapur,” tuturnya saat dihubungi awak media, Senin (12/12/2022).

“Tidak memakan korban, tetapi di dalam rumah ada 6 orang dewasa dan 6 orang anak kecil. Kalau tembakan berupa senapan angin tidak jadi masalah, tetapi ini senjata api,” sambung Rahdi.

Tak ingin hal buruk lain terjadi, Rahdi langsung bergegas membuat laporan ke Polres Kota Ternate, ia meminta kepada kepolisian untuk secepatnya mengusut kasus tersebut. Namun sudah hampir satu minggu, pelaku masih misterius.

“Sampai sekarang sudah 7 hari, pelaku masih belum juga diungkap,” keluhnya.

“Belum pernah terjadi sebelumnya, itu (kejadian) di rumah saya, sampai sekarang saya dan keluarga masih trauma. Saya tidak merasa puas karena nyawa dua belas orang hampir melayang. Jadi mohon maaf kepada penegak hukum tolong menindaklanjuti kasus ini,” tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Ternate Pulau, IPDA Ni Made Candra Dewi membenarkan peristiwa penembakan tersebut. Dia tak dapat berkomentar banyak, namun menegaskan pihaknya masih menyelidiki kasus tersebut.

“Info yang saya terima masih dalam penyelidikan penyidik polres. Kejadian saat itu juga saya perintahkan Bhabinkamtibmas, Kanit Reskrim, Kanit SPKT dan anggota semua turun TKP untuk melakukan pengamanan,” terangnya melalui pesan singkat. (ham)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+