ADAKAH.ID, SAMARINDA – Afif Rayhan Harun sabagai ketua komunitas Samarinda Muda memberikan dukungan penuh terhadap tumbuh-kembangnya industri kreatif anak muda di Samarinda.
Hal tersebut disampaikan Afif Rayhan Harun saat menghadiri agenda talkshow yang diselenggarai Pentatonika di kedai kopi Sebelas.smr, yang berlokasi di bilingan jalan Juanda 8, Air Hitam, Samarinda.
Pentatonika merupakan salah satu komunitas anak muda yang fokus pengembangan musisi dan band lokal kota Tepian.
Andi Muhammad Afif Rayhan Harun nama panjangnya, mengatakan dukungan Samarinda Muda terhadap agenda-agenda seperti Pentatonika bukan semata untuk mendulang popularitas diri.
“Tapi lebih ke membangun komunitas yang nantinya Samarinda Muda bisa bekerjasama dengan yang (komunitas, red) lainnya. Sehingga anak-anak Samarinda lebih ke highlight,” ujar Afif, ditemui disela agenda Pentatonika vol. 2.
Menurut Afif, anak Samarinda ketika ditanya anak-anak dari luar kota bisa menjawab lantang, bahwa kota Tepian juga memiliki banyak potensi industri kreatif.
“Kita bisa ini, kita bisa mengadakan ini, bukan kalian aja yang punya, kita juga punya. Dengan cara apa? Ya di Samarina Muda ini kita rembukkan dan kita pikirkan bagaimana merealisasikan,” jelas Afif.
Jadi bukan hanya indah sebagai fiksi tapi anak muda Samarinda juga berbahaya sebagai fakta,” sambungnya.
Afif menceritakan, Heri, selaku pendiri Komunitas Pentatonika, pertama kali bertemu dan menyampaikan visi-misi mereka yakni untuk meregenerasi band lokal.
Tak pikir panjang, Afif langsung mengiyakan, lantaran dirinya juga merasa selama ini band-band lokal Samarinda tidak terdengar lagi.
“Karena bagi saya, itu sebuah capaian yang nantinya bisa dibanggakan kota Samarinda, setelah sekian lama band lokal kota mati, atau bisa dibilang berjalan di treadmill, jadi sudah saatnya kita lepaskan treadmill itu dan lebih maju dari sebelumnya,” ungkap Afif.
Saat mengisi talkshow, Afif membantah pertanyaan dari salah seorang hadirin, apakah Samarinda Muda sebagai cara mendulang suara politik? Afif menegaskan dirinya hadir memberi dukungan tidak dengan kepentingan pokitik.
“Secara pribadi saya tidak butuh Samarinda Muda untuk kepentingan politik. Kalau saya ada kepentingan, saya pasti tidak akam mengajak Heri, tapi saya akan buat sendiri,” tegasnya.
Tapi karena saya mengajak semuanya untuk bergabung (Samarinda Muda, red) bukan untuk mencari massa, tapi untuk menyatukan visi-misi kita bagaimana cara kita sebagai anak muda yang akan melanjutkan tongkat estafet di Samarinda, entah dalam industri musik, industri apapun itu. Saya mau kita semua siap, apalagi IKN sudah ketok palu,” pungkasnya.
(Sam)
