5 Hari Tanpa Air di Palaran, Dirtek Perumdam Tirta Kencana ; Besok Kembali Normal

Caption: Jaringan Pipa Induk Palaran Bocor ; Suasana Saat Pipa Sambungan Bocor di Jalan Ampera, Palaran, Kamis (3/8). (Foto tangkapan layar warganet)(Adakah.id)

ADAKAH.ID, SAMARINDA – Air bersih menjadi kebutuhan pokok masyarakat.

Fasilitas pendukung mulai dari Instalasi Pengolahan Air (IPA) Intake, boster sampai jaringan pipa hingga bisa mengalir lewat keran rumah – rumah warga adalah rantai distribusi yang ideal.

Namun apa jadi-nya salah satu komponen utama rantai distribusi itu bermasalah ?. Tentu layanan air bersih ikut berdampak.

Hal itulah yang terjadi di wilayah kecamatan Palaran, Kota Samarinda.

Lima hari lama-nya, warga Palaran mengeluhkan air dari perusahaan daerah milik Pemkot Samarinda itu.

Terpantau media ini, ditengah imbauan dari Perumdam Tirta Kencana Samarinda untuk menghemat air karena intrupsi air laut dan minim-nya intensitas hujan. Jaringan Pipa induk wilayah Palaran pecah di dalam tanah dan sempat viral di media sosial.

Kejadian itu terjadi di Jalan Ampera, Kelurahan Simpang Pasir hari Kamis (3/8/2023).

Yaminah (60) Ibu rumah tangga yang berdomisili di wilayah Palaran mengeluhkan air di rumah-nya tidak mengalir.

“Sudah lima hari air enggak ada ngalir,” kata Yaminah warga RT 1, Jalan Adi Sucipto, Rawa Makmur hari Senin (7/8/2023) sore.

Ibu dua anak tersebut menyesalkan lamban-nya pihak terkait memperbaiki pipa yang rusak.

“Ya enggak puas aja. Kalau lambat bayar tagihan kita dikasih denda PDAM,” keluh-nya.

Bahkan, jalan satu -satu jika masalah distribusi air tidak juga kunjung ada perubahan. Disebut – sebut warga bakal mandi, cuci, kakus (mck) di sungai Mahakam.

“Kalau begini terus kondisinya enggak ada air di rumah. Terpaksa ke sungai Mahakam yang agak jauh dari rumah,” terang-nya sembari menunjuk arah ke sungai Mahakam.

Untuk itu, ia berharap pihak Perumdam Tirta Kencana Samarinda bisa memperbaiki masalah pipa utama jaringan wilayah Palaran dan sekitar-nya.

“Ya semoga saja cepat diperbaiki dan kembali normal seperti sebelumnya,” harapnya.

Terkait hal tersebut, dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Direktur Tehnik Perumdam Tirta Kencana Samarinda, Ali Rahman menyampaikan permintaan maaf-nya kepada para pelanggan.

Bocor-nya pipa utama Palaran, kemungkinan rusak karena tak kuat menahan beban berat dari kendaraan yang melintas di jalur tersebut.

“Ya mungkin bisa jadi dipengaruhi beban kendaraan berat,” ucap Ali Rahman.

Kendati begitu, Ia memastikan kebocoran sambungan pipa induk Palaran dapat diselesaikan dengan segera.

“Inshaallah besok (Selasa, red) bisa ngalir kembali, sekarang sedang dilakukan pengerjaan perbaikan,” jelas Ali Rahman lagi.

Perbaikan sedikit memakan banyak waktu lantaran ukuran pipa yang besar sehingga membutuhkan peralatan yang lebih spesifik.

“Barang sudah ada barusan. Dan sekarang lagi progres pengerjaan,” ujar-nya. (Joy)

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+