ADAKAH.ID, SAMARINDA – Harapan masyarakat untuk menikmati ruang publik baru di tepian Sungai Mahakam masih menunggu kepastian, di tengah pembangunan kawasan Tepian yang terus berbenah.
Untuk itu, DPRD Samarinda meminta Pemerintah Kota (Pemkot) segera menuntaskan seluruh proses pembangunan dan operasional Teras Samarinda II agar manfaatnya dapat segera dirasakan warga.
Kepada awak media, anggota komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, menyampaikan fasilitas publik yang telah selesai dibangun semestinya segera difungsikan sehingga mampu memberi dampak sosial maupun ekonomi secara nyata.
Menurutnya, Teras Samarinda II yang membentang dari sekitar Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim), hingga kawasan Dermaga Mahakam Ilir di Jalan Gajah Mada harus mulai dapat dimanfaatkan masyarakat pada tahun ini.
“Kalau melihat target kontrak, proyek ini seharusnya sudah selesai pada 2025. Harapannya, pada 2026 fasilitas tersebut sudah benar-benar beroperasi dan bisa dinikmati masyarakat,” ungkap Rohim sapaan karibnya. Selasa (26/5/2026).
Selain itu, Rohim menyebutkan Teras Samarinda bukan hanya proyek penataan kawasan tepian sungai, melainkan ruang publik strategis yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas warga sekaligus penggerak ekonomi baru di kawasan Mahakam.
Karena itu, dirinya mengingatkan agar tidak ada fasilitas yang berhenti hanya pada tahap pembangunan fisik tanpa dimanfaatkan secara optimal.
“Jangan sampai proyek yang sudah selesai justru tidak bisa digunakan. Kalau dibiarkan terlalu lama tanpa fungsi yang jelas, manfaat sosial dan ekonominya menjadi tidak maksimal,” ucap Rohim.
Selain menyoroti Teras Samarinda II, politisi dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) meminta Pemkot Samarinda memastikan seluruh proyek infrastruktur yang selesai pada tahun anggaran 2025 dapat segera dioperasikan, mulai dari fasilitas publik, kolam retensi, hingga pembangunan lainnya.
“Yang dibutuhkan warga bukan sekadar proyek selesai dibangun, tetapi fasilitas yang benar-benar bisa digunakan dan memberi dampak ekonomi maupun sosial secara nyata,” tutup Rohim. (ADV)
