Sertifikasi Halal Dorong UMKM Desa Segihan Naik Kelas, Pemdes Gandeng FKP Sebulu

ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Pemerintah Desa (Pemdes) Segihan di Kecamatan Sebulu terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat daya saing produk lokal. Lewat kerja sama dengan Forum Kewirausahaan Pemuda (FKP) Sebulu, desa ini meluncurkan program sertifikasi halal bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Kepala Desa Segihan, Hendra Wahyudi, mengatakan bahwa sertifikasi halal bukan hanya sebatas pemenuhan administrasi, tetapi juga bentuk tanggung jawab moral pelaku usaha kepada konsumen.

“Langkah ini bukan hanya formalitas administratif. Sertifikasi halal menjadi jaminan kualitas dan bentuk tanggung jawab pelaku usaha kepada para pembeli,” ujarnya.

Program ini difokuskan untuk membantu UMKM dari sisi administrasi hingga peningkatan kesadaran pentingnya menjaga mutu dan kredibilitas produk. Hendra menegaskan, Pemdes Segihan ingin memastikan produk lokal bisa bersaing secara profesional.

“Kami akan terus berusaha agar pelaku usaha di desa bisa berkembang dengan produk yang tidak kalah dengan daerah lain,” tegasnya.

Menurutnya, sertifikat halal menjadi simbol profesionalisme dan integritas pelaku usaha. Program ini juga akan dilanjutkan dengan pelatihan digitalisasi pemasaran dan peningkatan kualitas kemasan produk.

“Jadi mereka ingin program ini tidak stop sampai di sini, melainkan berlanjut pada pelatihan digitalisasi pemasaran dan peningkatan kualitas kemasan,” katanya.

Dengan langkah berkelanjutan ini, Desa Segihan mulai menegaskan posisinya sebagai desa penggerak ekonomi kreatif berbasis kemandirian lokal.

“Melalui kolaborasi ini, kami bertekad menjadi desa tangguh yang mampu bersaing di era ekonomi kreatif modern,” tutup Hendra.

MASUKAN KATA KUNCI
Search

BERITA

MODE

ADA+