ADAKAH.ID, KUTAI KARTANEGARA – Kukar, yang mencakup 20 kecamatan, 44 kelurahan, dan 193 desa, terus berupaya menggalakkan kemandirian desa. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung upaya ini di wilayah seluas lebih dari 27 ribu kilometer persegi.
Arianto menyampaikan optimisme terhadap kemajuan kemandirian desa. “Kami yakin dengan strategi yang kami terapkan, desa-desa di Kukar dapat mencapai kemandirian berkelanjutan. Kami bertujuan untuk mengarahkan desa-desa menuju kemandirian yang berkelanjutan,” kata Arianto, pada Senin (3/6/2024).
Arianto juga menyoroti tantangan di sektor kesehatan dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Menurutnya, aktivitas ekonomi yang kuat, didukung oleh lembaga keuangan mikro, menjadi kunci penting dalam mencapai kemandirian.
“Kemandirian desa membutuhkan ekosistem keuangan yang dinamis di tingkat desa,” ujarnya.
Ia mengakui bahwa setiap desa di Kukar memiliki keunggulan masing-masing, baik dalam pertanian, perkebunan, perikanan, maupun pariwisata. Beberapa desa bahkan berhasil mengembangkan beberapa sektor secara bersamaan.
“Kami optimis bahwa beberapa desa di masa depan dapat mencapai kemandirian melalui diversifikasi ekonomi dan pengembangan industri,” tuturnya.
DPMD Kukar juga memberikan dukungan penuh dengan memfasilitasi kerjasama antara Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). “Kami berharap kolaborasi ini dapat memperkuat fondasi kesejahteraan desa dengan memenuhi kebutuhan dasar seperti pendidikan, kesehatan, air bersih, listrik, dan infrastruktur jalan,” papar Arianto.
Meskipun menghadapi tantangan seperti jumlah penduduk terbatas dan potensi ekonomi yang belum maksimal, Arianto yakin bahwa upaya ini akan memperkuat desa-desa.
“Dengan upaya yang kami lakukan, kami yakin kesejahteraan masyarakat Kukar akan terus meningkat,” tandasnya.
(ADV/HI)
